0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lima Kabupaten dapat Perlakuan Khusus SNMPTN

Prof Dr. Ravik Karsidi, MS (foto: Tyo Eka)

Solo — Ketua Panitia pusat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan SBMPTN, Prof Dr Ravik Karsidi MS mengungkapkan, panitia mengeluarkan kebijakan ada lima kabupaten di Papua mendapatkan perlakuan khusus perpanjangan waktu pengisian Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS).

“Kelima kabupaten yang mendapatkan perlakuan khusus itu adalah Kabupaten Mimika, Boven Digoel, Merauke, Asmat, dan Mappi. Sesuai jadwal, pengisian PDSS ditutup tanggal 12 Februari lalu tapi kelima kabupaten di Papua diperpanjang sampai tanggal 19 Februari,” jelas Ravik kepada wartawan, di Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (20/2).

Menurut Ravik yang juga Rektor UNS, sekolah mengalami kendala saat mengunggah data. Karena ada kerusakan pada jaringan kabel komunikasi bawah laut akibat tertabrak kapal dan masih dalam proses perbaikan

Pengisian PDSS di lima kabupaten itu juga menggunakan sistem semi online. Sekolah menginput data secara offline dan membawanya ke Jayapura untuk diunggah.

Sementara itu berdasarkan hasil rekapitulasi Panita Pusat SNMPTN dan SBMPTN 2018, sampai batas akhir pengisian Senin pekan lalu ada 16.049 sekolah yang telah mengisi data dan melakukan finalisasi. Sementara jumlah siswa yang melakukan verifikasi sebanyak 1.118.137 siswa.

Jumlah siswa terverifikasi itu lebih banyak dibandingkan periode 2017 yang terdata 1.006.158 siswa. Ini menunjukkan peminat SNMPTN tahun ini lebih besar dibandingkan tahun lalu.Pendaftaran resmi SNMPTN resmi dibuka hari ini (21/2).

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge