0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Salahi Kesepakatan, Ijin Sejumlah Tempat Usaha Ditahan Sementara

Timlo.net — Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Makassar menyatakan jika 28 ijin usaha yang diajukan oleh pengusaha tempat hiburan malam (THM) di kawasan kuliner Nusantara belum bisa diterbitkan atau masih ditahan sementara.

“Kita belum terbitkan dan masih tahan sementara karena ternyata dalam pengusulan ijin usaha yang baru itu masih memasukkan unsur hiburan seperti pub, diskotik dan bar,” ujar Kepala DPM-PTSP Makassar Andi Bukti Djufrie di Makassar, Senin (19/2).

Ia mengatakan, tertahannya ijin usaha dari 28 pengusaha THM itu lantaran sebelumnya sudah ada kesepakatan dari pihak pengusaha yang diwakilkan oleh Asosiasi Usaha Pengusaha Hiburan Malam (AUHM) dengan Pemerintah Kota Makassar.

Dalam kesepakatan itu, semua pengusaha sepakat dengan usulan dan rencana Pemkot Makassar dalam hal mengubah kawasan lokalisasi hiburan malam di Jalan Nusantara mejadi kawasan kuliner.

“Kan sudah ada kesepakatan sebelumnya. Tapi ternyata, setelah ijin usaha mereka semua mati dan akan diperpanjang lagi ternyata masih mengusulkan hiburan malam, padahal itu sudah harus dirubah,” katanya.

Bukti menerangkan, para pengusaha harusnya menghilangkan unsur hiburan seperti pub, diskotik dan bar dalam pengusulan ijin usahanya yang baru agar bisa diterbitkan.

Ia mengaku, hiburan masih dimungkinkan asalkan jenisnya adalah “live musik” dengan konsep kafe dan resto seperti dalam kesepakatan antara AUHM dan Pemkot Makassar.

“Hiburan malam masih dimungkinkan asalkan yang live musik yah. Tapi kalau konsepnya pub, diskotik dan bar itu kita tidak akan terbitkan karena sudah menyalahi kesepakatan,” jelasnya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge