0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemkab Tolak Tuntutan PKL untuk Jualan di Alun-Alun

Puluhan PKL Alun-alun gelar unjuk rasa di kantor Pemkab Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Sasono Langen Putro Sragen kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Sragen. Kali ini mereka berhasil menemui Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk audiensi. Namun tuntutan untuk berjualan kembali di seputar alun-alun ditolak oleh bupati.

“Kami tegaskan untuk alun-alun tetap akan kami sterilkan dari para pedagang. Pedagang akan menempati di utara Stadiun Taruna yang sekarang dalam proses dan akan dibuka pada tanggal 19 April 2018,” kata Bupati Yuni, Senin (19/2).

Seperti pekan lalu, puluhan PKL berorasi dan membawa spanduk serta tulisan bernada permohonan agar diperbolehkan jualan di alun-alun. Sedangkan beberapa pedagang mewakili mereka untuk beraudiensi di ruang rapat bupati.

Audiensi sendiri juga dihadiri Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Sekda Tatag Prabawanto, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Zubaidi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Untung Sugihantoro dan Kepala Kesbangpolinmas Sragen Heru Martono.

Yuni menyampaikan, tidak hanya pedagang alun-alun yang ditata, tapi termasuk pasar juga akan dilakukan penataan dengan baik. Dalam kesempatan tersebut pihaknya minta maaf lantaran tidak memberi tahu seluruh pedagang terkait pemindahan ke Stadion Taruna.

“Kami mohon maaf karena tidak memanggil seluruh pedagang di alun-alun Sragen, karena kami hanya memanggil ketua paguyupan saja untuk menyampaikan kepada para pedagang kalau dipindahkan di utara Stadiun Taruna,” jelasnya.

Audiensi di ruang rapat bupati tersebut mendapat pengamanan dari Unit Sabhara Polsek Sragen Kota. Usai audiensi, perwakilan PKL pun akhirnya beranjak pergi. Bersama puluhan pedagang lainnya, akhirnya long march menuju gedung DPRD Sragen untuk bertemu dengan pimpinan dewan.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge