0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Antisipasi “Nyampah” Proposal, Ini Kesiapan PKM Unwidha

Gedung Rektorat kampus Unwidha Klaten (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten bakal mengoptimalkan jatah kuota keterwakilan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pasalnya, keterlibatan di ajang unjuk gigi potensi mahasiswa yang disokong Kementrian Riset dan Teknologi Perguruan Tinggi (Kemenristek Dikti) itu dianggap masih kurang.

“Sepanjang pengetahuan saya, tahun sebelum 2017 kami mengirimkan banyak proposal. Tapi masih perlu disortir sehingga bahasa kasarnya itu ‘nyampah’ di Dikti,” kata Wakil Rektor III Unwidha Klaten, Daru Pratomo, Senin (19/2).

Dikatakan, setiap perguruan tinggi mendapatkan jatah berbeda- beda dari Dikti tergantung kualitas proposal yang dibuat. Sedangkan universitas yang bernaung dalam Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng ini mendapatkan kuota 50 proposal.

“Tahun 2017 itu jatah PKM di Unwidha sebanyak 50 proposal. Seleksi Agustus, upload November. Ada 40 judul proposal yang sudah diupload. Rinciannya, tujuh penelitiaan dan 33 judul proposal kewirausahaan,” kata Daru yang baru menjabat Wakil Rektor III mulai Januari 2018.

Mengingat hal itu, lanjut dia, pihaknya akan memperkuat pendampingan mahasiswa dalam menjalankan PKM. Sehingga kuota 50 proposal dapat terpenuhi secara proporsional.

“Dulu hanya ada dua dosen pembina, sekarang kita ajukan enam pembina dari wakil masing-masing fakultas. Target kami sebelum tahap review internal Juni- Juli nanti, semua mahasiswa dari perwakilan fakultas ikut terlibat secara proporsional, bukan merata atau dominasi dari satu fakultas,” beber Daru.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge