0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terdakwa Kasus First Travel Didakwa dengan Tiga Pasal

Tiga terdakwa kasus First Travel (sumber: Antaranews.com)

Timlo.net – Tiga terdakwa kasus dugaan penipuan jasa umrah First Travel dihadapkan pada tiga dakwaan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menilai mereka melanggar Pasal 378 KUHP, 372 KUHP jo 55 ayat 1 dan jo 64, dan pasal 3 Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Kami berikan waktu kepada terdakwa untuk melakukan eksepsi atau tidak pada sidang minggu depan,” kata Koordinator Jaksa Penuntut Umum, Heri Jerman, di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (19/2).

Ketiga terdakwa itu adalah bos First Travel, yaitu Andika Surahman, Anniesa D S, dan Kiki S. Tim JPU sendiri terdiri atas Kejagung, yaitu Heri Jerman, Lumunba Tambunan, dan Endang. Sedangkan dari Kejari Kota Depok, yaitu Iya Zahra Lenggogeni, Tri Sumarni, dan Ade Ramadhan.

Korban First Travel sebanyak 63.310 jemaah, dengan total kerugian mencapai Rp 905.333.000.000,-.

Sementara itu, korban kasus penipuan First Travel, Uswatun Hasanah mengharapkan agar terdakwa dihukum seberat-beratnya, karena sudah merugikan banyak orang.

“Hukum seadil-adilnya, janganlah para penegak hukum bermain-main dengan sidang tersebut,” harapnya.

Uswatun mengaku merasa sakit hati dengan penipuan tersebut, karena pihaknya sudah berniat melakukan ibadah umroh.

“Semoga sidang ini menjadi kemenangan bagi para jemaah,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh korban First Travel lainnya, Ardian, yang mengatakan dirinya serasa dibohongi dengan tidak berangkatkannya menunaikan ibadah umroh.

“Sudah dua tahun saya nunggu, tapi tidak juga diberangkatkan, saya rugi Rp200 juta,” katanya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge