0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Fakta Baru Kasus Penganiayaan Balita di Kamar Hotel

Tim dokter RSUD Dr Moewardi (dok.timlo.net/heru murdhani)

Solo — Tim dokter RSUD D Moewardi yang menangani kesehatan anak RP (4), korban penganiayaan orang tua tirinya menemukan sejumlah fakta baru. Kondisi anak RP saat dibawa ke rumah sakit milik Pemprov Jateng tersebut dalam kondisi malnutrisi.

“Benar, dalam kondisi Malnutrisi,” ungkap salah seorang anggota tim dokter Penanganan Pasien Berbasis Gender dan Anak (PPABGA), dr Hari Wahyu Nugroho, saat menggelar Jumpa Pers di RSUD DR Moewardi Solo.

Dia mengatakan, hal ini diduga lantaran anak tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, sebelum dibawa ke rumah sakit.

Meski demikian, lanjut dr Hari, kondisi pasien yang telah dirawat sejak Jumat (16/2) kemarin tersebut telah mulai membaik. Anak RP telah mau tersenyum dan mulai bisa diajak bermain.

“Sudah mulai bisa diajak berkomunikasi, bermain dan menonton televisi,” kata dia.

Seperti diberitakan, petugas kepolisian menangkap dua orang tersangka pelaku penganiayaan terhadap anak yakni Dedi Loe Wie Wie (32) dan Iwan Winardi (22) dari sebuah hotel di kawasan Banjarsari. Mereka berdua disangka melakukan penganiayaan terhadap RP (4) dan menyekap anak tersebut didalam kamar hotel. Sementara ibu korban Maria yang diduga juga mengetahui perbuatan tersangka, masih diperiksa sebagai saksi.

Dari lokasi ditemukan barang bukti, yakni pakaian korban, tali rafia warna merah yang digunakan untuk mengikat korban, dan lakban yang digunakan untuk menutup mulut korban.

Pelaku dijerat dengan Pasal 77 UU no 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Mereka diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge