0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Penumpang Kentut Terus, Pesawat Mendarat Darurat

Pesawat Transavia. (indy100.com )

Timlo.net—Sebagai manusia normal, tentunya Anda pernah mengalami waktu di mana Anda harus buang angin di depan umum. Biasanya Anda akan mencari alasan untuk pergi ke toilet dan kentut di sana. Tapi penumpang sebuah penerbangan dari Dubai ke Amsterdam awal minggu lalu menimbulkan masalah gara-gara kentut. Pria yang tidak disebutkan identitasnya itu terpaksa dikeluarkan dari pesawat Transavia Airlines. Pesawat itu tersendiri mendarat darurat di Vienna, Austria, tulis Indy100.com.

Menurut pemberitaan, dua pria duduk di samping laki-laki ini. Mereka memintanya berhenti kentut. Dikatakan pria itu sudah kentut selama beberapa waktu. Entah dia melakukannya karena ada gangguan kesehatan atau hanya karena ingin mengganggu orang lain. Tapi kentutnya dikatakan sangat bau. Perkelahian pun terjadi di antara ketiga orang itu.

Awak pesawat dan bahkan sang pilot terpaksa turun tangan. Pesawat itu pun terpaksa mendarat darurat. Polisi akhirnya datang dan menangani situasi ini. Polisi Austria masuk ke pesawat dengan anjing pelacak untuk mengusir keluar si tukang kentut itu. Video kejadian itu dibagikan di sosial media oleh seorang pria bernama Alfred Dekker.

Mereka juga mengusir dua bersaudari di baris kursi yang sama. Keduanya dikatakan berperilaku buruk dan berkata-kata kotor. Akan tetapi salah satu saudari itu, Nora Lachhab mengaku kepada De Telegraaf jika mereka tidak bersalah.

“Ini gila kami dimasukkan, kami tidak tahu siapa para pria ini, kami hanya kurang beruntung berada di baris yang sama dan kami tidak melakukan apapun. Mereka tidak melakukan apapun yang membenarkan perilaku aneh kru Transavia,” terang Nora.

“Apakah mereka berpikir semua orang Maroko itu pembuat masalah? Itulah kenapa kami tidak membiarkan masalah ini. Kami harus menemukan penerbangan lain untuk pulang. Yang saya katakan adalah kru pesawat sangat provokatif dan memanas-manasi masalah ini,” tambahnya.

Mereka yang dikeluarkan dari pesawat tidak ditahan. Tapi maskapai itu membenarkan jika ada empat penumpang yang diusir keluar. “Kru kami harus memastikan penerbangan aman. Saat para penumpang menunjukkan perilaku bermasalah, mereka segera turun tangan. Orang-orang kami dilatih untuk itu. Mereka tahu dengan sangat baik di mana batasan-batasannya,” ujar maskapai itu.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge