0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Becek Seperti Sawah, Pedagang Keluhkan Kondisi Pasar Darurat

Kondisi pasar darurat Sumberlawang, becek seperti sawah (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Puluhan pedagang Pasar Sumberlawang mengeluhkan beceknya lokasi pasar darurat yang berlokasi di Lapangan Ngandul. Apalagi curah hujan tinggi saat ini semakin membuat pasar darurat becek, tergenang seperti layaknya sawah.

“Kalau hujan seperti ini banjir dan berlumpur seperti sawah, sampai-sampai kios tidak bisa dibuka karena penuh lumpur. Pembeli juga malas untuk datang,” kata Yanti (35), seorang pedagang baju, warga Desa Mojopuro, Sumberlawang, belum lama ini.

Kondisi ini sangat dikeluhkan oleh pedagang. Selain becek, juga membuat pengunjung merasa tidak nyaman. Apalagi setiap habis hujan, terpaksa para pedagang harus mengguna sepatu boot.

Hal ini juga berdampak pada penghasilan pedagang lantaran sepi lantaran warga enggan berkunjung ke pasar darurat tersebut.

“Penjulan kami juga ikut menurun bahkan sampai nggak ada yang laku dagangan saya, karena nggak ada orang yang lewat sini karena becek,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Puji Prihatin (30) mengaku pasrah dengan kondisi pasar yang berlumpur dan banjir. Yang bisa dilakukan bersama para pedagang lainnya adalah dengan menguruk depan kios masing-masing dengan tanah grosok, tanah padas dan batu koral.

Dia menuturkan, para pedagang sendiri sebenarnya ingin segera kembali ke tempat lama, yang saat ini masih dilakukan renovasi yang sudah hampir selesai.

“Kahanan memang kayak begini kalau hujan deras, becek. Kalau informasinya awal Maret nanti sudah kembali ke bangunan baru Pasar Sumberlawang,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge