0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kedung Kancil Meluap, Lima Dukuh di Sumberlawang Terendam

Warga Desa Hadiluwih Kecamatan Sumberlawang berusaha memperbaiki saluran air yang tersumbat (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Banjir tidak hanya merendam delapan rumah di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, namun juga Desa Hadiluwih Kecamatan Sumberlawang, Sragen. Curah hujan yang tinggi dalam empat hari terakhir memang telah menyebabkan meluapnya saluran irigasi Kedung Kancil Desa Hadiluwih.

“Banjir seperti ini sering, setiap tahun ketika hujan deras air dari selokan depan rumah dan air dari sawah pada masuk ke dalam rumah warga,” kata Puji Lestari (33), warga Dukuh Tanjungsari RT 05,  Desa Hadiluwih, Sabtu (17/2).

Sementara dari informasi pihak Polsek Sumberlawang, banjir terjadi akibat luapan saluran irigasi Kedung Kancil yang tak mampu lagi menahan debit air lantaran tingginya curah hujan selama beberapa hari ini. Akibatnya puluhan permukiman warga di lima pedukuhan Desa Hadiluwih terendam banjir.

Lima dukuh tersebut diantaranya Dukuh Banjarsari RT 13, Dukuh Pandanan RT 23, Bojong RT 12, Bojong RT 11 dan Dukuh Bojong RT 09. Total rumah warga yang terendam banjir luapan saluran irigasi Kedung Kancil tersebut mencapai 22 rumah.

Untuk antisipasi jatuhnya korban jiwa, Polsek Sumberlawang telah melakukan evakuasi penduduk, terutama anak-anak, wanita dan lansia menuju ke tempat yang lebih aman.

“Anak-anak dan wanita kita angkut dengan menggunakan kendaraan dinas Polsek, sementara yang pria turut membantu mengamankan harta benda mereka saat ditinggal mengungsi,“ terang Kapolsek Sumberlawang AKP I Ketut Putra mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Minggu (18/2).

AKP I Ketut Putra menyampaikan, hingga saat ini memang belum ada laporan korban jiwa ataupun kerugian materiel akibat luapan irigasi Kedung Kancil tersebut. Petugas masih sibuk melakukan evakuasi terhadap warga di lima pedukuhan Desa Hadiluwih.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge