0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cat Memudar, Menara Jagung Tak Seindah Dahulu

Menara Jagung di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali tak seindah dulu, jagung yang ditata berubah warna manjadi hitam karena jamur (foto: Nanin)

Boyolali – Keindahan Menara Jagung setinggi 15 meter yang berada di Kompleks Perkantoran Terpadu Pemkab Boyolali mulai pudar. Pasalnya, jagung yang dipasang sebagai bahan utama menara telah berubah warna menjadi hitam.

“Iya jagungnya sudah menghitam, kelihatan tidak indah lagi,” kata Prakoso, warga Simo, ditemui di lokasi, Sabtu (17/2).

Padahal, keindahan tatanan jagung berjumlah 18 ribu tongkol menjadi daya tarik pengunjung untuk berfoto ria. Kondisi saat ini, hampir semua jagung berwarna hitam karena jamur. Berubahnya warna jagung, dikarenakan paparan sinar matahari dan guyuran air hujan.

“Mungkin karena hujan, jadi berjamur,tapi mestinya kan ada perawatan,” imbuh Prakoso menyayangkan.

Sementara itu, pengunjung lain, Lestari, warga Butuh, Mojosongo, berharap Pemkab segera melakukan pergantian jagung yang berwarna hitam. Hal ini agar masyarakat tetap bisa melihat kemegahan Menara Jagung.

“Menara Jagung ini kan salah satu kebanggaan kita, tetap harus berdiri dengan megah,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Boyolali, Bambang Purwadi, mengungkapkan jagung di Menara Jagung terakhir diganti pada akhir Maret 2017 lalu. Agar awet, jagung sudah diberi cairan kimia.

“Namanya alam, bahan pengawet tidak bisa bertahan lama,” ujarnya.

Pihaknya segera mungkin bakal melakukan penggantian jagung. Pihaknya juga berharap ada pihak swasta yang ikut membantu melakukan penggantian jagung.

“Dulu kan yang menganti dari CSR salah satu perusahaan benih jagung,” jelas dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge