0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Tindakan Keras YouTube Terhadap Para YouTuber Nakal

Aplikasi YouTube. (Phone Arena.)

Timlo.net—YouTube mengumumkan konsekuensi yang akan diambil melawan para pemilik channel yang videonya menimbulkan kerusakan pada komunitas. Pada Januari 2018, Logan Paul menuai kecaman gara-gara videonya. Video itu memperlihatkan mayat pria yang gantung diri di Hutan Aokigahara, Jepang. Dia juga dikritik PETA untuk videonya baru-baru ini. Dalam video itu dia menunjukkan kekejaman terhadap binatang. Ulahnya itu membuat YouTube menendangnya keluar dari “Google Preferred”. Iklan dalam video-videonya juga dihilangkan YouTube.

Ariel Bardin, Vice President of Product Management YouTube menjelaskan langkah yang akan mereka ambil untuk para pemilik channel yang suka melanggar aturan. Terutama mereka yang suka memanfaatkan rasa sakit orang lain untuk memperoleh penonton.

“Baru-baru ini kami berhadapan dengan situasi di mana tindakan mengerikan sejumlah YouTuber merusak reputasi komunitas pencipta konten yang lebih luas di hadapan para pengiklan, industri media dan paling penting di hadapan masyarakat umum. Terkait perilaku ini—dan komitmen kami untuk memperketat kebijakan kami dan mengkomunikasikannya lebih cepat dan secara transparan—kami memperkenalkan konsekuensi baru diterapkan pada kejadian langka di mana aksi seorang kreator merusak seluruh komunitas,” tulis Ariel dalam sebuah artikel dalam blog resmi YouTube.

“Saat seorang kreator melakukan perilaku buruk yang mencolok—misalnya melakukan lelucon keji di mana orang-orang bisa mengalami trauma, mempromosikan kekerasan atau kebencian terhadap sebuah kelompok, memamerkan kekejaman atau memanfaatkan rasa sakit orang lain untuk memperoleh penonton atau pengikut—itu bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang terhadap komunitas, termasuk penonton, pencipta dan dunia luar. Kerusakan itu bisa memiliki dampak nyata tidak hanya kepada para penonton tapi pencipta lainnya, menyebabkan hilangnya peluang kreatif, hilangnya penghasilan dan kerusakan serius terhadap mata pencaharian seseorang. Itulah sebabnya penting untuk memastikan tindakan-tindakan beberapa orang tidak mempengaruhi 99,9 persen anggota komunitas yang menggunakan channel mereka untuk berkomunikasi dengan para penggemar atau membangun bisnis,” tambahnya dilansir dari Metro.co.uk.

Tiga langkah itu adalah Premium Monetization Programs, Promotion and Content Development Partnerships. “Kami mungkin menghapus sebuah channel dari Google Preferrred dan juga mencekal, membatalkan atau menghapus YouTube Original yang dimiliki seorang kreator. Kami mungkin mematikan kemampuan sebuah channel menampilkan iklan, memperoleh penghasilan dan menghapus sebuah channel dari the YouTube Partner Program, termasuk dukungan dan akses sang kreator terhadap YouTube Spaces kami. Kami mungkin menghapus hak sebuah channel untuk direkomendasikan di YouTube, misalnya muncul pada halaman awal kami, trending tab atau watch next,”terang Ariel.

Aturan baru ini rupanya tidak hanya berpengaruh pada Logan saja. Beberapa YouTuber terkenal juga pernah melakukan keisengan yang keji. Channel Arya Mosallah dihapus YouTube setelah dia iseng mengerjai orang dengan melempar air ke wajahnya. Hal ini terkesan sepele tapi di Eropa sedang marak terjadi serangan cairan asam. Masyarakat tentunya merasa panik bila orang tidak dikenal menyiram wajah mereka dengan air. Mereka takut menjadi korban serangan cairan asam.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge