0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Belasan Pembalak Liar Dikukut Tim Resmob

Puluhan batang kayu hasil pembalakan liar disita polisi (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Belasan pembalak liar yang beraksi di hutan negara ditangkap Tim Resmob Polres Wonogiri, Rabu (14/2). Mereka kini meringkuk di tahanan Mapolres Wonogiri.

“Jumlahnya ada 11 orang,” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Jumat (16/2).

Dijelaskan, terungkapnya kasus pembalakan liar itu berawal dari pelimpahan kasus illegal loging dari Polsek Tirtomoyo dengan satu orang tersangka yaitu Misdi (53) warga Nglorog RT1 /RW 7, Desa Genengharjo Kecamatan Tirtomoyo. Barang bukti berupa kayu sono keling sebanyak sembilan batang yang disimpan oleh pelaku di kandang kambing miliknya.

“Pembalakan liar itu sendiri dilakukan para pelaku di hutan negara RPH Pesido BKPH Petak 62-2 yang terletak di Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo pada 30 Januari 2018,” ungkapnya.

Kasatreskrim mengatakan, dari hasil pengembangan kasus tersebut, akhirnya pada Rabu (14/2) tim kembali menangkap sebanyak tiga orang. Mereka adalah Sularno (32) warga Dusun Nglorog, Desa Genengharjo dan Heri Kiswanto (33) warga Nglebeng Desa Genengharjo serta Winarno (31) warga Nglebeng, Desa Genengharjo Kecamatan Tirtomoyo. Dari tangan ketiga pelaku ini, petugas menyita 18 batang kayu sonokeling dan dua buah gergaji senggrek.

Dari hasil pengembangan selanjutnya, petugas kemudian menangkap lagi sebanyak tujuh pembalak liar. Yakni Pujianto Tugiman (47), Sarimin (57), Susilo (42), Ihsan (27), Giyono (65), Mukminin (45) dan Wiyono (45). Mereka merupakan warga Dusun Nglorog, Desa Genengharjo.

Ditambahkan, dalam kasus ini Pujianto berperan ganda. Yaitu penebang sekaligus penjual. Lalu untuk Sarimin, Susilo, Ihsan, Giyono, Mukminin selaku penebang. Selanjutnya kayu-kayu itu dengan diangkut truk AD 1402 NG yang dikendarai Wiyono.

” Kita juga mengamankan truk AD 1402 NG, uang tunai yang diduga hasil penjualan kayu Rp 9,5 juta dan tiga buah gergaji segrek sebagai barang bukti,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge