0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Kembali Menangkap Netizen Penghina Jokowi

ilustrasi (Timlonet/redaksi)

Timlo.net – Polisi menangkap seorang karyawan swasta, berinisial AA, terkait ujaran kebencian di sosial media. Melalui akun facebooknya, AA mengunggah gambar dan tulisan yang memuat ujaran kebencian kepada Presiden Jokowi, Buya Syafi’i Maarif dan polisi. Tak hanya itu, SS juga mengunggah gambar dirinya tengah memegang senjata laras panjang di akun fb-nya.

“Motifnya menyebarkan konten ‘hate speech’ dengan alasan mengungkapkan rasa kecewa,” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Fadil Imran di Jakarta, Kamis (15/2).

Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni satu ponsel, satu kartu SIM Telkomsel, tangkap layar beberapa unggahan ujaran kebencian di akun facebook AA dan sebuah senjata laras panjang airsoftgun.

Atas perbuatannya, AA dijerat dengan Pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP dan atau Pasal 207 KUHP.

Terkait kasus ini, Fadil mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial sehingga diharapkan kedepannya tidak ada lagi penyebar kebencian di medsos.

“Netizen diharapkan lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” katanya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge