0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelaku Penembakan yang Tewaskan 17 Siswa SMA di AS Ditangkap

Para siswa dievakuasi dari sekolah. (metro.co.uk)

Timlo.net—Pemuda yang menembaki sebuah SMA, Marjory Stoneman Douglas High School di Florida, Amerika Serikat (AS) berhasil ditangkap. Penembakan yang terjadi pada Rabu (14/2) waktu setempat. Korban tewas diperkirakan mencapai 17 orang. Sheriff Scott Israel dari Broward County berkata pemuda berusia 19 tahun itu telah ditangkap. Tersangka adalah mantan siswa di SMA tersebut. Dia dikeluarkan karena alasan disipliner.

Tim SWAT menyerbu SMA itu dan sang penembak ditahan tanpa insiden. Rekaman yang ditayangkan di televisi menunjukkan polisi memasukkan seseorang ke bagian belakang mobil polisi di luar SMA itu.

Sheriff berkata sang penembak memiliki paling tidak satu senapan dan beberapa tempat peluru. Sebagian besar korban berada di dalam bangunan. Beberapa korban lainnya berada di luar bangunan sekolah. Tersangka kemudian diidentifikasi sebagai Nikolas Cruz, tulis Metro.co.uk, Kamis (15/2).

Beberapa siswa terlihat berlarian keluar dari bangunan sekolah. Sementara tim medis merawat orang-orang di luar sekolah pada Rabu siang waktu setempat. Broward County Superintendent Robert Runcie berkata, “Ada beberapa kematian. Ini adalah situasi yang buruk. Ini adalah hari yang buruk bagi kami.”

Gedung Putih membatalkan rapat pers harian setelah berita penembakan tersebar. Presiden Donald Trump telah menghubungi Gubernur Florida Rick Scott. Presiden menulis di Twitter, “Doa dan belasungkawa saya untuk keluarga para korban dari penembakan Florida yang buruk ini. Tidak ada anak-anak, guru atau siapapun yang seharusnya merasa tidak aman di sebuah sekolah Amerika.”

John Obin, orang tua salah satu murid berkata puteranya berada di kelas saat dia mendengar beberapa tembakan. Puteranya dikatakan menyarankan guru untuk segera melarikan para siswa keluar sekolah.

“Ini adalah sekolah yang benar-benar bagus, dan bukan seperti sebuah zona perang,” kata John. Polisi Coral Springs sebelumnya menulis di Twitter jika sekolah itu telah dikunci. Para siswa dan guru di dalam membuat barikade hingga polisi tiba.

Tayangan di televisi menunjukkan dua orang ditandu keluar. Dan seorang dirawat di tanah di dekat sekolah. Tim medis merawat para siswa yang terluka. Len Murray, salah seorang orang tua murid berkata dia dilarang mendekat ke bangunan sekolah. Dia berkata, “Saya takut sama seperti para orang tua lain di sini. Anda bisa melihat kekuatiran di wajah semua orang. Semua orang bertanya:’ Sudahkah kamu mendengar kabar dari anakmu?’”

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge