0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pilgub, Dua Tim Pemenangan Paslon Deklarasi Solo Damai

Tim pemenangan Paslon sepakat menjaga kondusivitas Kota Solo saat diselenggarakan kampanye  Pilgub 2018  (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Usai penetapan nomor urut Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Jawa Tengah, Polresta Solo bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) hingga partai pengusung Paslon menggelar deklarasi Solo Damai. Deklarasi yang mengusung tema “Deklarasi Kampanye Damai Pilgub Jateng 2018 Demi Kota Surakarta yang Aman dan Kondusif” ini diadakan di Aula Mapolresta Solo, Kamis (15/2) siang.

“Kami mengajak, pihak-pihak terkait untuk menjaga kondusivitas Kota Solo saat kampanye Pilgub Jateng nanti digelar,” tegas Kapolresta Solo Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dalam sambutannya dihadapan tamu undangan.

Siapapun pemenang dan memimpin Jawa Tengah lima tahun mendatang, kata Kapolresta, kondusivitas Kota Solo menjadi priorotas nomor satu. Maka dari itu, dalam melakukan kampanye untuk pemenangan masing-masing Paslon janganlah menghalalkan segala cara. Termasuk melakukan black compaign atau kampanye hitam yang bertujuan menjatuhkan salah satu Paslon.

“Yang kasihan bukan Paslon yang kalah, melainkan masyarakat Kota Solo sendiri yang merasakan dampaknya. Jika ada salah satu pihak yang menggunakan black compaign maka kami akan menindak secara tegas,” kata Kapolresta.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Kota Solo Agus Sulistyo mengatakan, pihaknya telah melakukan edukasi terhadap kelompok-kelompok masyarakat supaya tidak menempuh segala cara yang dianggap melanggar demi kemenangan sesaat.

“Memang benar, korbang dari kampanye hitam ini adalah masyarkaat. Jika salah satu pihak menang, maka masyarakat adak memandang negative pasangan yang menang tersebut. kami mengajak, agar masyarakat sadar dan melakukan tindakan terpuji untuk memenangkan calon pilihan mereka,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Solo, Poppy Kusuma Natalisa mengajak masyarakat untuk menyikapi positif tahun politik ini.

“Pilkada ini momentum untuk mendewasakan masyarakat. Masyarakat diminta lebih teliti dan cermat dalam memilih pemimpinnya selama lima tahun mendatang. Jadikan momentum Pilkada ini sebagai ajang yang becik tur nyenengke,” katanya.

Deklarasi Solo Damai dalam penyelenggaraan Pilgub 2018 ini juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan dari masing-masing perwakilan pemenangan Pilgub yang bakal bertarung tanggal 27 Juni mendatang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge