0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tergencet Bodi Mobil, Ratna Tewas

Begini evakuasi korban laka maut di Tawangmangu (ist)

Karanganyar — Warga Rt 03/Rw I Purwosari, Laweyan, Soli, Ratna Andri Astuti (46) meninggal dunia seketika dalam kecelakaan maut di Somokado, Desa Nglebak, Tawangmangu, Rabu (14/2) pukul 05.00 WIB. Mobil pikap Gran Max nopol H 1689 YB yang dikendarainya bertabrakan dengan bus Langsung Jaya AD 1636 BF.

“Tubuh wanita ini tergencet bagian kemudi setelah mobilnya menghantam bus Langsung Jaya. Meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Kanitlaka Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Sutarno kepada wartawan.

Korban melaju kencang dari arah barat atau Solo menuju ke timur atau Tawangmangu. Polisi menduga wanita yang belakangan diketahui berprofesi dosen ini mengantuk sehingga tak sadar laju mobilnya kelewat kencang. Sesampainya di depan garasi bus Rukun Sayur, mobil bak terbuka yang dikemudikan dosen FKIP UNS ini sampai masuk jalur berlawanan arah. Celakanya, di depannya meluncur turun bus Langsung Jaya yang dikemudikan warga Nigasan Rt 04/Rw VI Karangpandan, Waluyo (44). Tabrakan pun tak bisa dihindarkan.

“Bus itu berisi penumpang. Dilihat dari posisi setelah kecelakaan, bus itu sampai keluar jalur jalurnya ke kiri. Artinya sopir bus berusaha menghindari tabrakan. Namun mobil Gran Max terlalu ke kanan sampai membentur bagian depan sisi kiri bus,” katanya lagi.

Korban dikeluarkan dalam kondisi bersimbah darah dari mobilnya yang ringsek. Pintu mobilpun penyok. Ia kemudian dibawa ke RSUD Karanganyar.

“Penumpang bus diturunkan di lokasi. Kemudian sopir dibawa ke markas untuk dimintai keterangan. Sejauh ini, berstatus saksi,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge