0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cemburu Buta, Mantan Pacar Babak Belur Dimassa

Ilustrasi (dok.timlo.net/gg)

Solo — Lantaran terbakar api cemburu, Uun Widatmoko alias Unthuk nekat menyabetkan pisau kepada pemuda yang merupakan kekasih mantan pacarnya. Akan terapi, aksi nekat yang dilakukan Unthuk tersebut berbuah celaka lantaran dia dikeroyok massa di Kawasan Jalan Jendral Sudirman (Jensud) tepatnya sisi timur Kantor Telkom Solo.

“Unthuk dikeroyok warga lantaran dia menyerang dengan menggunakan Sajam (senjata tajam),” terang Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Aditya Mulya Ramdhani saat ditemui Timlo.net, Rabu (14/2) siang.

Peristiwa ini bermula saat Unthuk mengajak mantan pacarnya bernama Vani Fatonah Sari untuk bertemu di Kawasan Jensud pada Rabu (14/2) sekira pukul 00.00 WIN. Waktu itu, Vani mengajak kekasih barunya bernama Akmal Tri Komandono untuk menemani bertemu mantan pacar yang telah diputuskannya tersebut.

Saat bertemu di Kawasan Jensud itulah, Unthuk emosi terhadap kekasih baru mantan pacarnya itu hingga menyabetkan pisau dan mengenai lengan Akmal. Beruntung, korban tidak mengalami luka parah lantaran memakai jaket hingga menutupi pergelangan tangannya.

Saat itulah, muncul seorang pria yang mencoba melerai perkelahian tersebut. Akan tetapi, pria yang berniat melerai perkelahian tak seimbang itu malah dikejar pelaku lantaran turut campur masalah pribadinya.

“Saat mengejar pria tersebut, pelaku (Unthuk) juga menyabetkan pisaunya. Pria tersebut akhirnya berteriak minta tolong hingga Unthuk akhirnya dimassa oleh warga yang ada di sekitar kawasan tersebut,” jelas Kapolsek.

Selain Unthuk, kata Kapolsek, salah seorang rekan pelaku juga turut menjadi sasaran amuk warga lantaran membantu pelaku.

“Jadi, pelaku ini membawa dua rekannya. Salah seorang rekan pelaku ini juga turut dihajar warga. Sedangkan, salah seorang rekannya yang lain kabur,” jelas Kapolsek.

Terkait kasus tersebut, dua orang dilarikan ke rumah sakit lantaran mengalami luka serius dihajar warga. Sedangkan, penyelesaian kasus tersebut menunggu pelaku sembuh dari rumah sakit.

“Kami mengupayakan mediasi, agar tak terjadi hal yang tak diinginkan dikemudian hari. Tapi, untuk proses tersebut menunggu pelaku usai dirawat di RS PKU Muhammadiyah Solo,” ungkap Kapolsek.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge