0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Sedang Gembala Kambing, Nenek Terpental Kesambar Petir

Petugas dari Polsek dan Puskesmas Kalijambe memeriksa korban tersambar petir (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Seorang nenek, Turut (65), warga Dukuh Jipangan RT 15, Desa Trobayan,  Kecamatan Kalijambe, Sragen tewas setelah disambar petir saat mengembala kambing. Kejadian tersebut membuat miris dan menggemparkan warga setempat.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter Puskesmas, korban tidak ditemukan luka akibat tersambar petir. Korban meninggal dunia saat perjalanan dibawa dari sawah ke rumah,” kata Kapolsek Kalijambe AKP Marsidi mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Selasa (13/2).

Marsidi mengungkapkan, kejadian sekitar pukul 14.20 WIB, saat itu korban sedang mengembala kambing di area persawahan milik Wagiman (60) Dukuh Jipangan RT 15 Desa Trobayan. Tiba-tiba ada suara petir yang sangat keras disertai kilat yang diduga menyambar korban.

Seketika korban kaget dan langsung tidak sadarkan diri. Korban tidak langsung meninggal, oleh warga yang mengetahui peristiwa itu langsung ditolong dan hendak dibawa ke rumah. Tapi sayang nyawanya tidak dapat diselematkan dalam perjalanan ke rumah.

Kasi Trantib Kecamatan Kalijambe, Agus Subagyo menjelaskan, saat kejadian korban memang sedang menggembala kambing. Dari saksi mata yang ada di sekitar lokasi, korban sampai terpental akibat tersambar petir tersebut. Kendati demikian tidak terdapat luka serius di sekujur tubuhnya.

“Mbah Turut langsung terpental jatuh ke sawah, yang lihat orang-orang bekerja tleser padi di sawah,” terang Agus Subagyo.

Agus menghimbau kepada masyarakat, ketika hendak hujan dan angin ribut, warga yang masih bekerja di sawah segera pulang atau berteduh.

“Untuk menghindari kejadian yang serupa kalau waktu hujan atau ada petir segera pulang ke rumah masing-masing saja,“ ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge