0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Masjid Sriwedari Dibangun Tanpa Lelang

Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo (dok.timlo.net/red)

Solo — Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Surakarta (MTSS) akan dilakukan tanpa lelang. Proyek senilai Rp 160-an Miliar itu dipastikan menggunakan metode penunjukan langsung. Panitia pembangunan beralasan metode tersebut memungkinkan panita lebih leluasa memilih bahan-bahan berkualitas.

“Yang pasti kita pakai metode penunjukan langsung. Masalah siapa yang mengerjakan, ini baru kita bicarakan,” kata Ketua Panita Pembangunan MTSS, Achmad Purnomo, Senin (12/2).

Meski belum dipastikan, Purnomo berharap pembangunan MTSS digarap oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Karya. Kendati demikian, tak menutup kemungkinan panitia menjatuhkan pilihan kepada perusahaan swasta.

“Harapan saya, dikerjakan BUMN Karya. Tapi kita lihat nanti bagaimana,” kata dia.

Pria yang juga menjabat Wakil Walikota Solo itu menerangkan metode penunujukan langsung dipilih lantaran panitia menginginkan kualitas bangunan paling bagus dengan anggaran yang tersedia. Hal itu, menurut Purnomo, sulit dilakukan panitia menggunakan sistem lelang.

“Kalau pakai lelang, kita terpaku dengan paket yang ada di dalam paket lelang,” kata dia. Sedangkan dengan metode penunjukan langsung, panita leluasa menggonta-ganti bahan bangunan sesuai dana yang terkumpul.

Meski menggunakan metode penunjukan langsung, Purnomo memastikan proses pembangunan MTSS akan dilakukan secara transparan. Panitia menjanjikan laporan dilaporkan secara berkala kepada publik.

“Saya pastikan semua panitia tulus dalam bekerja. Kita tidak berharap apa-apa. Toh kita membangun untuk anak cucu kita sendiri,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge