0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Penyerangan Gereja, Warga Diminta Tetap Tenang

Timlo.net – Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak takut menyusul terjadinya aksi penyerangan terhadap Gereja Santa Lidwina Bedog, Yogyakarta, Minggu (11/2) kemarin. Tim Densus 88 Antiteror dibantu Polda DIY masih bekerja untuk mengungkap kasus ini.

“Mari kita sepakat bahwa kita tidak takut dengan kejadian ini. Kita tidak takut, Indonesia tidak takut. Kami imbau masyarakat tetap tenang dan beraktifitas seperti biasa,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Polisi Mohammad Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/2).

“Kalau sudah terungkap motifnya, kami akan sampaikan,” lanjut dia.

Kedepannya pengamanan di tempat-tempat ibadah juga akan ditingkatkan dengan patroli polisi.

“Tetap berjaga dengan patroli, tapi kami tidak akan terlalu reaktif dengan hal (kasus) ini,” katanya.

Mantan kapolresta Surabaya ini berujar patroli polisi akan dilaksanakan dengan melibatkan jajaran TNI dan pemuda gereja untuk menjaga keamanan gereja-gereja setempat.

Sebelumnya, seseorang tak dikenal menyerang Gereja Santa Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta pada saat umat Katolik melaksanakan ibadah misa, Minggu (11/2) pagi.

Empat orang terluka dalam kejadian tersebut. Dua orang anggota jemaat gereja bernama Yohanes dan Budijono. Seorang pastor asal Jerman bernama Romo Prier dan seorang polisi yakni Aiptu Munir.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama Suliyono (22) akhirnya dilumpuhkan polisi karena tetap melawan.

Pelaku dibawa ke RS UGM, Sleman, DIY untuk menjalani perawatan. Sementara para korban dibawa ke RS Panti Rapih, Sleman.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge