0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Antusiasme Peserta dan Masyarakat Saksikan Perhelatan Grebeg Sudiro

Penyelenggaraan Grebeg Sudiro di Pasar Gede (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Ribuan warga menyemut di Kawsan Pasar Gede, Solo untuk menyaksikan perhelatan Karnaval Budaya Grebeg Sudiro, Minggu (11/2) siang. Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menyajikan berbagai pluralisme pertunjukan akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa.

“Solo kaya akan budaya. Diharapkan, kekayaan budaya yang ada di Kota Solo senantiasa terjaga sampai selamanya,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat melepas peserta perhelatan Kirab Grebeg Sudiro.

Dengan mengusung tema “Melestarikan Budaya Bangsa untuk Merajut Kebhinekaan” sangat mengena dengan balutan berbagai seni tradisi yang ditampilkan dalam ajang tersebut. Mulai dari seni pertunjukan tradisi reog, barongsai dan liong hingga beragam kostum yang dikenakan peserta. Seperti kostum dewa-dewi mitologi China dan baju adat nusantara hingga kostum aneka hantu. Ada pula peserta yang mengenakan kostum berbentuk gajah yang disambut antusias penonton cilik.

Perhelatan Grebeg Sudiro sendiri diikuti sebanyak 1500 peserta dengan berjalan kaki dari panggung kehormatan di depan Pasar Gede menuju Jalan Jenderal Sudirman, Mayor Kusmanto, Kapten Mulyadi, Jalan Juanda, Urip Sumorhardjo dan kembali ke Pasar Gede.

Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2018, Bul Hartomo mengatakan, kegiatan ini melibatkan mulai dari instansi Pemerintahan Kota (Pemkot) Solo, Polri-TNI, hingga elemen masyarakat di Kota Bengawan. Harapannya, dengan kegiatan ini mampu merajut kembali kebhinekaan dan mewujudkan kehidupan harmonis di masyarakat.

“Tentunya kami berharap, melalui budaya ini generasi terdahulu telah mencontohkan indahnya hidup berdampingan. Dengan begitu, melalui kegiatan ini keharmonisan antar etnis di Kota Solo tetap terjaga selama-lamanya,” katanya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge