0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Anggaran Minim, Rehab Jalan Lingkar Utara Boyolali Tak Menyeluruh

Perbaikan jalan Lingkar Utara Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Rehab jalan lingkar utara Boyolali, tepatnya di Jalan Profesor Soeharso mulai dikerjakan. Hanya saja, perbaikan tidak dilakukan secara menyeluruh, hanya titik-titik yang rusak parah yang menjadi prioritas.

“Perbaikannya dipotong-potong, diutamakan yang rusak parah, Kami utamakan di perempatan PKU Singkil terlebih dahulu,” kata Kabid Bina Marga DPU-Penataan Ruang Boyolali, Nyoto Widodo, Jumat (9/2).

Untuk anggaran perbaikan, Nyoto mengakui sangat minim. Anggaran yang disiapkan hanya Rp 2,5 milliar, atau lebih besar tahun kemarin yang mencapai Rp 4,9 milliar. Minimnya anggaran untuk peningkatan jalan tersebut, semata untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di Boyolali.

“Anggaranya harus bagi-bagi, ada beberapa infratruktur yang juga jadi prioritas, seperti misalnya jembatan dan jalan di wilayah Boyolali Utara,” ujarnya.

Sementara dari pantuan di lokasi, sudah terlihat pemasangan pembatas menggunakan balok kayu. Jalan yang rusak juga sudah diurug pasir agar rata dan memudahkan pengecoran nantinya. Praktis hanya separo badan jalan bisa dilalui kendaraan, khusus kendaraan dari arah utara, sedangkan dari sisi selatan ditutup.

Di sisi lain, perbaikan jalur lingkar utara mendapat respon positif warga. Pasalnya, ruas jalan yang rusak sepanjang 3 km sangat membahayakan pengguna jalan terutama saat hujan. Lubang jalan berubah menjadi kubangan.

Menurut Slamet Rahayu, warga sekitar, kerusakan jalan sudah lama. Awalnya kecil, namun karena tak kunjung diperbaiki dan terkena hujan, lubang jalan menjadi besar. Kondisi ini diperparah dengan lewatnya angkutan berat, seperti truk dan trailer.

“Ya pengguna jalan harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok lubang,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge