0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Angka Bunuh Diri Naik Setelah Robin Williams Meninggal

Robin Williams. (metro.co.uk )

Timlo.net—Angka bunuh diri di Amerika Serikat naik beberapa bulan setelah Robin Williams bunuh diri. Data yang dirilis baru-baru ini menyatakan terjadi kenaikan 10 persen pada angka bunuh diri. Kenaikan itu terjadi dalam 5 bulan setelah kematian aktor itu pada Agustus 2014.

Hal ini berarti ada 1.841 kasus lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya, tulis Metro.co.uk mengutip jurnal PLOS One. Penelitian dalam jurnal mengambil data dari Centre for Disease Control and Prevention (CDC) AS antara Januari 1999 hingga Desember 2015.

Para peneliti menemukan ada 18.690 kasus antara Agustus hingga Desember 2014. Padahal sebelumnya diprediksi jika ada 16.849 kasus bunuh diri. Badan kesehatan masyarakat sering memperingatkan kemungkinan masyarakat ikut bunuh diri setelah kematian seorang selebritis. Para ahli berkata pemberitaan media yang tidak bertanggung jawab tentang bunuh diri bisa memicu hal ini.

Pada waktu kematian Robin, the Samaritans merilis sebuah pernyataan mengutuk beberapa media karena memberitakan terlalu detil tentang cara Robin bunuh diri. Hal ini dianggap melanggar kode etik jurnalisme. Para peneliti dari PLOS One berkata ada bukti kuat jika beberapa media saat itu melanggar panduan yang dirilis the World Health Organisation (WHO), the Independent Press Standards Organisation, the Ofcom broadcasting code dan the Samaritans.

Beberapa minggu setelah Robin bunuh diri, ada peningkatan drastis dalam pemberitaan terkait kematian dan bunuh diri di media. Forum bunuh diri yang ada di internet juga mengalami kenaikan kunjungan.

“Dengan orang-orang lain sadar tentang orang ini yang mereka lihat dan bisa merasakan pengalaman yang sama, mereka mampu melakukan tindakan ini yang sebelumnya tidak mungkin mereka lakukan,” ujar David Fink, salah seorang pemimpin penelitian dari Columbia University Mailman School of Public Health kepada BBC.

“Itulah di mana peran pers muncul. Semakin banyak orang mendengar dan belajar tentang detil tertentu dari bunuh diri, semakin besar potensi mereka berpikir soal bunuh diri,” tambahnya.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge