0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

FP UTP Ajak Petani Gunakan Pestisida Nabati Daun Mindi

Tatap muka antara mahasiswa KKN UTP dan dosen dengan masyarakat setempat (ist)

Karanganyar — Fakultas Pertanian Univesitas Tunas Pembangunan (FP-UTP) Surakarta mengajak para petani untuk memanfaatkan potensi lokal untuk pertanian. Ajakan tersebut berlangsung saat bertatap muka antara mahasiswa peserta program Kuliah Kerja Nyata dengan masyarakat setempat yang umumnya petani, di saung tani Desa Karangrejo, Kec. Kerjo, Karanganyar, Rabu (7/2).

“Kami lihat di desa Karangrejo ini banyak tumbuh pohon mindi, kebetulan FP-UTP telah melakukan penelitian terhadap Mimba yang ternyata satu keluarga dengan pohon ini (Mindi),” ujar Dekan FP-UTP Ir Endang Suprapti MS.

Kalau pohon Mimba, menurut Endang, berasal dari India dan banyak dimanfaatkan untuk obat herbal dan pestisida nabati untuk pertanian. Bagian pohon ini yang paling berkhasiat sebenarnya terletak pada bijinya,akan tetapi pengolahanya lebih sulit karena harus dihaluskan. Pada dasarnya mimba dan mindi memiliki khasiat yang sama dalam memberantas hama dan penyakit tanaman.

“Untuk itu kami mengajak petani disini untuk lebih memanfaatkannya dengan cara membuat pestisida organik. Teman-teman mahasiswa akan mendampingi dalam pembuatannya,” ujarnya.

Senada dengan Dekan FP-UTP, Kepala Dusun Karangrejo, Muh Kusnan mendukung pembuatan pestisida organik ini. Ia mengungkapkan, para petani di desa. Karangrejo sekarang ini sedang dalam proses peralihan ke pertanian organik. Salah satunya dengan menggunakan pestisida organik ini.

Menurut Kusnan, pohon Mindi banyak tumbuh didesanya. Selama ini baru dimanfaatkan sebagai obat dan peneduh jalan di sekitar sawah karena memang pohon tersebut bisa tumbuh tinggi.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge