0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cuaca Ekstrem, Objek Wisata Alam di Bantul Tetap Buka

ilustrasi (sumber: Wikimedia Commons)

Timlo.net – Sejumlah objek wisata alam di kawasan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak akan ditutup meski cuaca cukup ekstrem. Objek wisata yang ada di tepi jurang atau tebing di perbukitan menjadi rawan ketika hujan deras.

“Kami tidak akan menutup wisata yang rawan itu, tetapi upaya perspektif dalam pengurangan risiko bencana itu yang harus kami upayakan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto di Bantul, Rabu (7/2).

Menurut dia, di Kecamatan Dlingo khususnya Desa Mangunan banyak terdapat destinasi wisata alam yang di kawasan perbukitan, bahkan berada di tepi jurang dengan pemandangan alam sebagai daya tarik wisatawan.yang kuat.

“Justru kami akan mendorong pengembangan semua objek wisata alam itu, namun faktor risiko bencana itu yang harus kami minimalkan, dan ini yang menjadi perhatian bersama terutama pengelola wisata,” katanya.

Ia mengatakan, karena objek wisata alam di perbukitan Mangunan termasuk yang ada spot rawan bahaya sudah dikembangkan, yang perlu dilakukan pengelola adalah penyesuaian tata ruang yang sudah digambarkan dalam Perda Tata Ruang Wilayah.

“Tata Ruangnya kan sudah dibuat dan sudah ada kajiannya. Semua pengelola sudah kami undang supaya paham tata ruangnya seperti apa, juga dari faktor risikonya. Kalau itu dijalankan saya yakin akan berkembang lebih baik lagi dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengunjung,” katanya.

Selain itu, kata dia, di lokasi wisata itu perlu dilengkapi dengaan rambu-rambu tanda bahaya termasuk jalur evakuasi bagi wisatawan ketika ada kejadian yang tidak diinginkan, termasuk akses jalan di kawasan wisata perlu diperhatikan.

“Terkait dengan batas-batas pengaman bibir tebing itu juga harus betul betul dibuat permanen, dan betul-betul ada kajian juga dari dinas teknis, sehingga betul-betul kuat untuk melindungi pengunjungnya,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mangunan Widodo mengatakan, ada enam spot swafoto atau foto diri sendiri di objek wisata alam Mangunan yang berada di kawasan berbahaya, karena lokasinya berada di tepi jurang.

Enam spot swafoto di objek wisata kawasan perbukitan Desa Mangunan Dlingo yang rawan bahaya itu adalah spot foto di wisata Watu Goyang, wisata Jurang Tembelan, wisata Bukit Panguk, wisata Watulawang, hutan Pinussari dan Kebun Buah Mangunan.

“Sebenarnya semua sudah ada pagar pengamannya, tetapi kami selaku pokdarwis terus melakukan antisipasi dari hal-hal tidak diinginkan, dengan rutin melakukan pengecekan kondisinya bersama FPRB untuk memastikan kekuatannya,” katanya.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge