0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perda Larangan Merokok di Wonogiri Disikapi Pesimis

Ketua Komisi IV DPRD Wonogiri Sriyono (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Perda larangan merokok yang baru saja digedok DPRD Wonogiri ditanggapi pesimis oleh sejumlah warga. Mereka menilai, Perda tersebut belum tentu bisa diterapkan. Terlebih lagi belum adanya sanksi yang jelas bagi pelanggar aturan tersebut.

“Kan percuma saja kalau belum ada sanksinya. Buang-buang energi saja,” ungkap Wahyu Anggoro, warga Sidokriyo, Kerjo Lor, Ngadirojo, Wonogiri, Selasa (6/2).

Menurut dia, Perda tersebut ketika disahkan seharusnya sudah ada sanksi tegas didalamnya. Sehingga ketika aturan itu diberlakukan maka semua kalangan masyarakat akan menaatinya. Namun ketika belum ada sanksinya maka Perda tersebut seolah-olah samar.

“Selain itu kan butuh sosialisasi, jangan asal main gedok lalu diberlakukan, nanti malah terkesan arogan,” jelasnya.

Dia  juga mengatakan, belum adanya ruang khusus perokok yang seharusnya disediakan pemerintah pun menjadi alasan tersendiri bagi kalangan perokok di Wonogiri. Menurut dia, mengubah suatu kebiasaan tidaklah mudah, tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba.

Meski begitu kata pegawai salah pabrik di Wonogiri ini, secara prinsip dirinya menyambut baik adanya Perda  Sistem Kesehatan Daerah yang dimana salah satunya mengatur tentang larangan merokok di lima ruang publik.

“Kalau saya sebenarnya tidak masalah, tapi mbok iya dikaji dulu semuanya,” tandasnya.

Seperti diketahui Perda Sistem Kesehatan Daerah ini merupakan hasil dari hak inisiatif Komisi IV DPRD Wonogiri. Menurut Ketua Komisi IV DPRD Wonogiri Sriyono, dengan disahkan larangan merokok di tempat umum, Pemkab pun harus menyediakan dan berkewajiban membuat area khusus untuk kalangan perokok.

Sriyono menyebut, Perda tersebut masih dibutuhkan sejumlah kajian dan elemen pendukung,termasuk pengawasan dilapangan.Jika Perda ini efektif dijalankan,maka tidak menutup kemungkinan akan dijadikan Perda mandiri.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge