0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rusak Pemandangan, Ratusan Papan Reklame di Wonogiri Dibedol

Salah satu vendor papan reklame di Jalan Pemuda, Wonogiri dengan suka rela menurunkan papan reklame yang mereka pasang beberapa waktu lalu (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Ratusan papan reklame (bando dan baliho) di wilayah Wonogiri dibongkar, Senin (5/2). Pembersihan ini dimulai dari jalan Nambangan, Selogiri hingga Jalan Diponegoro Wonogiri. Hal ini dilakukan sebagai upaya mempercantik wajah kota. Selain itu, sejumlah reklame dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Pada intinya, kita mendapat surat perintah dari Bupati untuk membersihkan papan reklame. Ini upaya pemerintah ingin mempercantik wajah kota. Pembersihan sejak akhir tahun 2017, kini sudah rampung,” ungkap Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PolPP) Wonogiri, Waluyo,.

Mendapati surat perintah Bupati, jelas Kasatpol PP, kemudian ditindaklanjuti dengan mengambil langkah sosialisasi terhadap semua vendor reklame. Pihaknya memberikan pemahaman akan regulasi serta kebijakan Pemkab tersebut.

“Mereka mendukung program Bupati, buktinya mereka menaati kebijakan itu. Bahkan, dari pihak vendor menunurunkan baliho mereka sendiri. Tapi, ada juga dengan bantuan delapan anggota yang kita terjunkan ke lapangan,” bebernya.

Menurut dia, sepanjang jalan Nambangan, Selogiri hingga Jalan Diponegoro jumlah total zonasi sebanyak 481 papan reklame.Dengan perincian 182 papan reklame dijebol lantaran melanggar regulasi. Seperti tidak ada pajak, ijin dan juga juga menyalahi ketentuan pemasangan yang telah diatur dalam Perbub nomor 45 Tahun 2014.

Ia juga mengatakan, saat ini masih ada dua buah bando dan 13 baliho papan reklame yang belum diturunkan, salah satunya di depan Pasar Wonogiri Kota.

” Sebab, masih menunggu papan reklame itu menghabiskan masa pajaknya, setelah habis itu ya dicopot,” kata dia.

Lebih lanjut Waluyo menambahkan, dari ratusan papan reklame tersebut, kebanyakan milik vendor dari Semarang dan Solo, sementara vendor asli Wonogiri hanya satu orang saja. Saat ditanya mengenai kelanjutan zonasi papan reklame di Wonogiri apakah ada kebijakan lain atau tidak, Waluyo tidak mau banyak komentar, ia mengaku soal lain merupakan kewenangan Bupati.

“Ya nanti kalau sudah clean itu tinggal kebijakan Bupati, yang penting tugas kami membersihkan papan reklame itu saja,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge