0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lindungi Petani, DPRD Wonogiri Godok Raperda Inisiatif

Komisi II DPRD Wonogiri membahas Raperda Inisiatif tentang pemberdayaan dan perlindungan petani  (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada petani, sejumlah rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang pemberdayaan dan perlindungan petani tengah digodok kalangan legislatif. Selain itu, Raperda itu juga diharapkan nantinya dapat menjadi sebuah regulasi sebagai payung hukum bagi Bupati Wonogiri  menangani masalah pertanian.

“Ini kami menggelar FGD (focus group discussion) atau membuat naskah akademik Raperda,” ungkap Ketua Komisi II DPRD Wonogiri, Sardi, Senin (5/2).

Menurut dia, Raperda inisiatif tersebut muncul lantaran adanya sejumlah persoalan krusial yang terjadi pada kalangan petani. Sehingga, kata Sardi, perlu dibuat  regulasi mengenai pemberdayaan dan perlindungan petani.

Ia menyebut, permasalahan yang dihadapi petani, seperti harga yang anjlok saat panen, kurangnya permodalan dan sarana prasarana (Sarpras), sering tertimpa bencana, hingga manajemen yang kurang maju. Selain itu, petani banyak yang tergolong berpenghasilan rendah. Sektor pertanian pun juga menyerap tenaga kerja dan sekaligus penghasil devisa negara.

“Pada intinya sektor pertanian ini juga kan masuk dalam Panca Program yang dicanangkan Bupati Wonogiri Joko Sutopo,” paparnya.

Dalam Raperda tersebut, imbuh Sardi, akan ada sejumlah strategi untuk melindungi dan memberdayakan petani. Akan ada pengaturan kepastian sarpras, usaha, dan harga komoditas pertanian; ganti rugi saat terjadi gagal panen akibat bencana; dan penghapusan praktek ekonomi berbiaya tinggi. Juga akan diatur mengenai pendidikan dan pendampingan bagi petani, penyediaan fasilitas pembiayaan, penguatan kelembagaan, dan mengutamakan hasil pertanian daerah untuk pemenuhan kebutuhan pangan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge