0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pendakian Merbabu Ditutup, Nekat Mendaki akan Dipaksa Turun

Jalur pendakian Gunung Merbabu sempat ditutup beberapa waktu lalu (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Jalur pendakian Gunung Merbabu ditutup selama sebulan. Penutupan mulai hari ini (Kamis, 1/2) hingga 28 Februari mendatang. Pendaki yang nekat naik, bakal dipaksa turun dan dikenai sanksi ikut bersih gunung.

“Informasi penutupan jauh-jauh hari sudah kita sebar, bila ada yang nekat naik, dimanapun posisinya akan kita paksa turun,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung (BTNG) Merbabu Edy Sutiyarto, ditemui di Resor Selo, Kamis (1/2).

Dijelaskan, sanksi yang diberikan merupakan sanksi sosial yang bertujuan agar pendaki memahami tujuan dari penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu. Menurut Edy, penutupan jalur bertujuan untuk pemulihan ekosistem di kawasan TNG Merbabu.

“Ini juga untuk keselamatan pendaki, jalur pendakian banyak yang rusak, kita perbaiki,” lanjutnya.

Sementara itu, selama penutupan jalur pendakian, pihaknya melakukan pemeliharaan jalur dan bersih gunung. Pihaknya juga mengandeng sukarelawan pengelola basecamp di jalur Selo.

“Mereka kita kumpulkan untuk sosialisasi,serta pembekalan patroli dan kegiatan selama penutupan,” lanjutnya.

Sosialisasi juga dilakukan di wilayah Ampel, Wekas, Wonolelo, dan Kopeng. Di setiap tempat itu pihaknya memberikan bantuan perlengkapan seperti sepatu, kaus, topi, dan ransel. Penutupan jalur pendakian Gunung Merbabu tertuang dalam surat edaran Balai Taman Nasional Gunung Merbabu Nomer 03/T.35/TU/MANF/01/2018 yang ditandatangani Kepala Balai, Edy Sutiyarto pada 5 Januari 2018

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge