0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Polisi Tangkap Penyebar Info Hoax Gempa Banten

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi memeriksa empat orang yang diduga menyebarkan hoax info BMKG mengenai informasi gempa dan tsunami di Banten melalui media sosial (medsos). Kempat orang terperiksa berisial F, S, FM dan BK, dan semunya merupakan warga Banten.

“Sudah kita lakukan pemeriksaan terhadap empat orang. Statusnya keempatnya masih saksi, prosesnya sudah masuk ke tahap penyidikan,” kata Direktur Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Abdul Karim, Rabu (31/1).

Informasi hoax itu sendiri viral melalui medsos berbentuk surat imbauan dari BMKG mengenai gelombang tinggi dipelintir oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

“Pelaku menambahkan tulisan berisi potensi tsunami dilampiri surat BMKG mengenai ketinggian gelombang,” kata Abdul Karim.

Pihaknya akan terus mendalami motif para pelaku menyebarkan info hoax yang telah membuat resah masyarakat di tengah peristiwa gempa mengguncang wilayah Banten Selatan.

“Jika terbukti kita akan kenakan Undang Undang ITE. Keempatnya orang Banten. Selain menyebar melalui whatsapp juga salah satunya memviralkan melalui instagram,” jelasnya.

Sebelumnya, iInformasi bohong pascagempa di Banten terus beredar. Jika sebelumnya foto bangunan dan video mengenai gempa, kini imbauan untuk keluar rumah malam nanti pukul 22.30-23.59 WIB karena akan ada gempa susulan berkekuatan 7,5 skalarichter. Imbauan tersebut disebar melalui layanan Whatsapps.

Imbauan tersebut mengatasnamakan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Informasi bohong itu memanfaat surat edaran resmi BMKG terkait peringatan gelombang tinggi dan itu adalah surat bohong.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge