0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Warga Bantaran Kali Samin Diajak Cegah Banjir

Penandatanganan berita acara dan penandatanganan kegiatan mitigasi bencana (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Pengurangan risiko bencana alam oleh Perum Jasa Tirta I membutuhkan komitmen dari penduduk di sepanjang aliran sungai. Perusahaan berpelat merah ini melakukannya melalui stimulasi program berbasis lingkungan.  

“Ke depan, dengan penghijauan ini diharapkan sungai Bengawan Solo tidak meluap. Ini Bentuknya sinergi, sehingga diharapkan juga dapat membantu peningkatan ekonomi mayarakat,” kata Kepala Sub Divisi Jasa Tirta Asa 3/2 Perum Jasa Tirta 1 Surakarta, Achmad Syuhairus Syam kepada wartawan, di Rumdin Bupati Karanganyar, Selasa (30/1).

Terdapat 7 kegiatan di gerakan tersebut. Di bidang pengendalian banjir, pihaknya menyalurkan tiga unit alat early warning system (EWS). Kemudian bibit tanaman dan buah di Matesih, sumur dalam di Jumantono, pengadaan alat panen air hujan, biopori, hidroponik, dan sumur resapan di SMAN Karangpandan dan sebagainya. Nilai stimulasinya seratusan juta rupiah.

“Semoga bisa menciptakan masyarakat mandiri. Peduli terhadap kelestarian dan fungsi sungai pada DAS Bengawan Solo,” katanya. 

Lebih jauh, Syuhairus Syam mengatakan luapan Kali Samin ikut memicu banjir Sungai Bengawan Solo. Hulu sungai Samin berada di Tawangmangu, Ngargoyoso dan Matesih. Dengan penghijauan diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan para warga.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge