0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Remaja Tertembak Saat Razia Narkoba, Ini Penjelasan Polisi

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang remaja, berinisial AA (14), warga Jalan Sutomo Ujung Gang Yahya, Medan, terkena tembakan polisi dalam sebuah penggerebekan narkoba di sekitar kawasan itu pada Rabu (31/1) dini hari. Dia tertembak di betis kanannya.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu mengakui anggotanya melakukan penggerebekan di lokasi kejadian. Dia beralasan, penembakan dilakukan karena warga melakukan perlawanan.

Ketika itu, enam personel Polsek Medan Timur memburu tiga target operasi. Dua di antaranya berhasil tertangkap dengan barang bukti sejumlah sabu-sabu.

“Kemudian petugas diteriaki maling dan rampok. Personel kita enam orang, warga melempari petugas. Salah satunya anak yang tertembak,” jelas Wilson di RS Bhayangkara Medan, Rabu (31/1).

Dia memaparkan, pihaknya masih mendalami alasan AA berada di lokasi itu. Alasannya, tempat tinggal bocah putus sekolah itu cukup jauh dari lokasi.

“Dia tinggal di Jalan HM Said. Jaraknya sekitar 3 Km dari lokasi. Makanya kita selidiki kenapa dia ada di sana. Dini hari itu kan anak-anak seharusnya ada di rumah. Kita masih menyelidiki perannya di sana,” sebut Wilson.

Polisi bahkan telah melakukan tes urine terhadap AA.

“Sudah kita cek, dia adalah pemakai (narkoba),” papar Wilson.

Seperti diberitakan, penembakan terjadi menyusul penggerebekan narkoba di Jalan Ampera 3, Medan, Rabu (31/1) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Akibatnya, seorang bocah 14 tahun, AA (sebelumnya disebut berinisial AS) yang tengah berada di depan warung tertembak pada bagian kaki kanan.

Bocah ini sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Putri Hijau, sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Bhayangkara, Medan.

[rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge