0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Koin NU Sragen Kumpulkan Rp 5,8 Miliar, Disumbangkan untuk Kegiatan Sosial

Pembukaan Rakor NU Care-LAZISNU di Pondok Pesantren Walisongo, Kecamatan Karangmalang, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – NU Care-LAZISNU menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ketiga di Sragen 29-31 Januari 2018 di Pondok Pesantren Walisongo, Kecamatan Karangmalang, Sragen. Rakornas ini diikuti 300 orang pengurus NU Care-LAZISNU tingkat kabupaten dari seluruh Indonesia dan NU Care-LAZISNU Taiwan.

“LAZISNU yang intinya membahas program kerja evaluasi yang telah dilakukanselama satu tahun dan memprogranmkan kerja setahun mendatang. Selain itu juga akan ada tukar pengalaman dan kreatif pengurus NU se-Indonesia,” kata Ketua Tanfidziyah PCNU Sragen KH Ma’ruf Islamudin, Senin (29/1).

Kepada wartawan Ma’ruf menyampaikan, dipilihnya Sragen untuk menggelar rapat koordinasi lantaran koin Nu itu sendiri digagas oleh PCNU Sragen. Koin NU ini nantinya diharapkan juga bisa menjadi gerakan nasional dan menjadi contoh dari PCNU lain yang ada di nseluruh Indonesia.

Menurut Ma’ruf yang juga sebagai Pimpinan Ponpes Walisongo Sragen, sekarang di Sragen yelah terkumpul sekitar Rp 5,8 miliar dari pengumoulan kotak koin NU yang tersebar di 20 kecamatan atau MBC.

“Ada sekitar Rp 5,8 miliar dalam setahun dari 40.000 kotak di 20 MBC, tapi ada satu MBC yang belum aktif,” jelasnya.

Untuk Sragen sendiri, dalam tahun tahun pertama ini hasil pengumpulan koin NU berdasarkan kesepakatan rencananya digunakan untuk kegiatan sosial dan pembangunan infrastruktur kantor gedung MBC di seluruh kecamatan.

“Itu sifatnya kondisional, selain itu juga untuk santunan anak yatim piatu dan duafa. Kami kemarin juga bantu puting beliung,” ujarnya.

Pembukaan NU Care-LAZISNU sendiri dihadiri PBNU Pusat, Direktur NU Care-LAZISNU, Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno, Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Dandim 0725/Sragen Letkol Arh Camas Sigit Prasetyo dan sejumlah pengurus NU dari seluruh Indonesia, bahkan ada yang datang langsung dari Taiwan.

Wabup Dedy Endriyatno dalam sambutanyab mengatakan, NU merupakan organisai terbesar di Indonesia yang mampu melihat melihat kebutuhan masyarakat saat ini. Dengan potensi yang dimiliki melalui gerakan koin NU tersebut, NU mampu memberikan solusi bagi permasalahan perekonomian.

“Itu yang dimiliki NU yang mampu melihat kebutuhan bangsa. Pemkab Sragen mendukung sepenuhnya, semoga gerakan ini bisa mengentaskan kemiskinan dan kemandirian ekonomi,” kata Dedy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge