0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Solo dan Sukoharjo Dapat Kuota 100 Taksi Online

(Ilustrasi) Taksi online (dok.merdeka.com)

Solo — Menjelang implementasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 108 tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah menetapkan kuota untuk Kota Solo dan Sukoharjo. Dua daerah yang berdampingan itu mendapat jatah 100 armada taksi berbasis aplikasi.

“Solo dan Sukoharjo digabung 100 armada. Pertimbangannya karena Solo dan Sukoharjo relatif dekat,” kata Kepala Bidang Angkutan Dishub Solo, Taufiq Muhammad kepada Timlo.net melalui telepon, Selasa (30/1).

Menurutnya, kuota taksi berbasis aplikasi untuk Solo dan Sukoharjo ditetapkan saat rapat koordinasi di Semarang, Jumat (26/1). Kuota ditetapkan berdasarkan berbagai aspek seperti potensi bangkitan penumpang, kebutuhan armada, dan jangkauan wilayah. Selain itu juga mempertimbangkan perbandingan penumpang dengan jumlah armada agar pemilik taksi online tetap mendapat pendapatan yang layak.

“Kalau jumlah armada terlalu banyak, akan rebutan penumpang,” kata dia.

Seperti diketahui, dalam Permenhub No 108 tahun 2017 diatur bahwa taksi berbasis aplikasi akan diperlakukan seperti taksi konvensional. Mereka tetap harus mengantongi izin angkutan umum dan menjalani uji KIR dengan kuota ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge