0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

BOSDA SD dan SMP Naik, SMA/SMK Stagnan

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Agus Haryanto (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Bantuan operasional pendidikan daerah (BOSDA) di Karanganyar 2018 untuk SD Rp 200 ribu dan SMP Rp 400 ribu. Sedangkan BOSDA SMA Rp 500 ribu dan SMK Rp 700 ribu. Jumlah itu dihitung per anak per tahun.

“Pada tahun 2017, BOS SD Rp 100 ribu dan SMP Rp 370 ribu. Sedangkan tahun ini dinaikkan SD Rp 200 ribu dan SMP Rp 400 ribu. Ini sesuai perubahan nilai indeks kebutuhan pendidikan,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Agus Haryanto, Senin (29/1).

Adapun BOSDA untuk SMA dan SMK masih sama dengan tahun lalu. Agus mengatakan meski indeks biaya nonpersonal bagi satuan pendidikan itu juga mengalami kenaikan, namun pengelolaan SMA dan SMK bukan lagi kewenangan Pemkab.

Ia meyakini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mencadangkan BOSDA dari APBD-nya. Pada tahun ini, proram bantuan pendidikan ini di APBD Kabupaten Karanganyar sekitar Rp 19 miliar.

“Itu mengapa kami tidak memasang BOSDA untuk SMA dan SMK dengan penyesuaian indeks. Tetap memasang BOSDA di satuan pendidikan ini sesuai komitmen pemerintah daerah terkait pendidikan gratis sampai jenjang SMA/SMK sederajat,” katanya.

Ia meyakini penyaluran BOSDA mampu meminimalisasi praktik pungutan sekolah ke orangtua siswa. Pihaknya meminta sekolah melaporkan hasil pemutakhiran data jumlah murid tiap periode supaya penyaluran bantuan pendidikan tepat sasaran.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge