0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jokowi Dapat Pengamanan Maksimal di Afghanistan

Presiden Jokowi (merdeka.com)

Timlo.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap melanjutkan lawatannya ke Afghanistan, Senin (29/1). Peristiwa ledakan bom yang terjadi di Afghanistan sebelumnya tidak menyurutkan niat Jokowi.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, memastikan Jokowi mendapat pengamanan maksimal dari otoritas Afghanistan dalam kunjungan kerja kali ini.

“Sejauh informasi yang saya terima dari Danpaspampres dari pihak Afghanistan sendiri sudah sangat-sangat maksimal dengan mekanisme pengamanannya,” kata Pratikno di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Senin (29/1).

Selain dari pihak Afghanistan, Paspampres yang diterjunkan untuk mendampingi Jokowi dalam kunjungan kali ini cukup banyak. Namun, Pratikno tidak bisa menyebut jumlah Paspampres yang dikerahkan.

“Ya Paspampres saya enggak tahu jumlahnya,” ucap dia.

Saat ditanya apakah Jokowi tidak khawatir akan adanya bom susulan yang bisa mengancam keselamatannya, Pratikno menanggapi santai sembari tertawa.

“Ya Pak Presiden bersikeras ingin ke sana hahahaha. Pak Presiden bersikeras ingin ke sana ya,” pungkasnya.

Pada Sabtu (27/1) ledakan mengguncang kawasan kedutaan asing dan gedung pemerintahan di Kabul. Ledakan itu merusak banyak bangunan dan kaca-kaca pecah. Media lokal mengatakan 95 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya luka. Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Tujuh negara mengeluarkan travel warning ke Afghanistan yaitu Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Australia, Swiss, Selandia Baru dan Denmark. Sejak Oktober 2017 hingga Januari 2018, Afghanistan terus diguncang aksi terorisme. Serangan dilakukan oleh dua kelompok yaitu ISIS dan Mujahiddin Taliban .

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge