0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Taman Wisata Candi Sojiwan Dilengkapi Camping Ground

Seorang pengunjung memotret Taman Wisata Candi Sojiwan yang tengah dikembangkan Pemerintah Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Pemerintah Desa Kebondalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Klaten tengah membangun Taman Wisata Candi Sojiwan (TWCS). Diharapkan keberadaan taman bisa menarik wisatawan kala berwisata ke Candi Sojiwan.

“Pengerjaan taman wisata candi sudah dimulai sejak tahun lalu dengan nilai mencapai Rp 1,7 miliar,” kata Kepala Desa (Kades) Kebondalem Kidul, Bagus Sudarwanto, Sabtu (27/1).

Dikatakan, pengembangan taman menggunakan lahan kas desa sekitar 8 hektar itu secara bertahap. Tahun lalu, pihaknya menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Pemkab Klaten senilai Rp 200 juta, dan CSR PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sebesar Rp 250 juta. Sedangkan tahun 2018 dianggarkan Rp 250 juta dari Dana Desa serta BKK Pemkab Rp 50 juta.

Lokasi TWCS terletak persis di sebelah barat Candi Sojiwan. Nantinya akan dilengkapi wahana permainan anak-anak, camping ground, outbond, pusat kuliner, kolam air anak-anak dan pemancingan. Selain itu guna menunjang TWCS diwadahi dengan menyiapkan kios untuk kerajinan tangan, olahan pangan, dan lainnya untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bagus berharap, keberadaan taman wisata candi dan fasilitas penunjang tersebut dapat meningkatkan pendapatan asli desa melalui tiket masuk. Pasalnya selama ini pengunjung Candi Sojiwan tidak dipungut biaya.

“Untuk sekarang ini pendapatan belum ada karena masih digratiskan. Kami sedang membuat peraturan desa yang mengatur tentang tiket dan kami konsultasikan ke Bagian Hukum Pemkab agar ke depan dapat dikelola BUMDes Murakabi,” imbuh Kades Kebondalem Kidul.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge