0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Konsumsi Bright Gas Meningkat 36,4 Persen

Salah satu warga Solo saat membeli tabung Bright Gas ukuran 5,5 Kg (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Jumlah konsumsi Bright Gas ukuran 5,5 kg di wilayah Soloraya meningkat drastis selama beberapa bulan terakhir. Tingginya tingkat konsumsi tersebut, karena kesadaran masyarakat terhadap penggunaan Bright Gas yang dianggap meningkat.

“Pada Desember lalu tercatat konsumsi Bright Gas mengalami peningkatan sekitar 36,4 persen. Yaitu dari sebelumnya 33 ribu tabung menjadi 45 ribu tabung,” ujar Sales Executive Elpiji Soloraya Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV, Adeka Sangtraga Hitapriya kepada wartawan, Sabtu (27/1).

Tingginya jumlah konsumsi tabung Bright Gas itu, menurutnya karena banyak pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mulai beralih ke LPG non subsidi. Hal itu patut diapresiasi, karena LPG 3 Kg sesuai regulasi yang ada memang hanya diperuntukan bagi keluarga kurang mampu, atau dengan pendapatan kurang dari Rp 1,5 juta per bulan.

“Peningkatan konsumsi Bright Gas itu juga seiring dari upaya monitoring yang kita lakukan. Bahkan belakangan ini kita bersama dengan Pemda juga sering melakukan sidak kebeberapa warung makan. Dengan tujuan agar penyaluran LPG subsidi tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Subagyo menyampaikan, untuk memaksimalkan penyaluran LPG subsidi agar tepat sasaran upaya sosialisasi terus dilakukan. Bahkan untuk kalangan aparatur sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkot Solo, menurutnya sudah dihimbau untuk dapat menggunakan tabung Bright Gas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge