0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Belanjakan Uang Palsu, Tukang Ojek Ini Pengen Cepet Kaya

uang palsu (merdeka.com)

Timlo.net — Tukang ojek asal Majenang Cilacap ditangkap karena mengedarkan uang palsu. Dia membelanjakan uang palsu ke warung-warung kecil di berbagai tempat agar mendapat uang asli dari hasil kembalian.

Tukang ojek itu bernama Mijo (45). Dia mengedarkan uang palsu bersama temannya, Ismawan (39) warga desa Sepatunggal Kecamatan Majenang. Keduanya ditangkap saat menonton seni tradisional Sintren di Desa Padangjaya Kecamatan Majenang, Sabtu (/1) pukul 22.00.

Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto mengatakan saat hendak ditangkap, kedua pelaku sempat lari. Namun mereka berhasil dibekuk. Di dalam tas kecil pelaku tersimpan dua lembar uang palsu dengan nominal Rp 100.000. Selain itu ada pula dua lembar uang palsu Rp 100.000 yang tercecer di belakang rumah tempat keduanya ditangkap.

“Interogasi terhadap dua pelaku, modusnya transaksi jual beli. Uang palsu sebelumnya dibelanjakan ke beberapa tempat antara lain warung, pom mini dan untuk membeli nasi goreng di wilayah kecamatan Majenang”, kata Djoko saat prees Release di Mapolres Cilacap Jumat (26/1).

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni 5 lembar uang palsu dengan nominal Rp 100.000. Uang palsu tersebut dibeli pelaku dengan perhitungan 1 banding 2 atau membeli uang palsu Rp 500.000 maka mendapat Rp 1 juta uang palsu.

Saat dimintai keterangan di depan Mapolres Cilacap, Mijo mengaku membeli uang palsu di Salem, Kabupaten Brebes. Dia membeli Rp 1 juta yang berarti mendapat uang palsu Rp 2 juta.

“Saya pinginnya uang cepat kembali,” kata Mijo.

Polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk mengetahui asal uang palsu yang dimiliki pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 245 KUHP tentang pemalsuan uang. Keduanya diancam hukuman penjara paling lama 10 tahun.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge