0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ritual Penanaman Kepala Kerbau Awali Pemidahan Makam Putri Cempo

Walikota Solo FX HAdi Rudyatmo bersiap menanam kepala kerbau di areal makam puteri Cempo (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Walikota FX Hadi Rudyatmo tampak khidmat dalam doanya di depan makam Putri Cempo. Matanya terpejam. Wakilnya, Achmad Purnomo pun segera mengikuti, disusul Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solo YF Sukasno serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kagem pepunden putri cempo supados kerso dipun pindah wonten papan ingkang langkung inggil (Untuk Putri Cempo, semoga mau dipindah ke tempat yang lebih tinggi),” gumamnya sambil menaburkan bunga di atas makam berbalut kain putih berhias rangkaian melati itu.

Wajah lahan di bantaran Kali Pepe itu kini sudah jauh berbeda. Beberapa bulan lalu, petak lahan itu masih dipadati 2.130 nisan. Semuanya sudah dipindah ke TPU lain karena terdampak program penanganan banjir Kota Solo yang ditargetkan rampung 2019.

Kecuali empat makam yang ditetapkan sebagai Benda Cagar Budaya (BCB) tahun 2012 silam. Makam Putri Cempo beserta dua pengiringnya, Mban Cepuk dan Mban Sentono. Tiga makam itu berada di satu cungkup kecil bercat pare anom khas Mangkunegaran. Serta satu lagi berada di luar cungkup, makam Anjayawati. Keempat makam itu dinaungi dua pohon beringin yang rindang.

Sebagai solusi, proyek yang ditangani Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) itu membangunkan cungkup baru tujuh meter menjauhi arah sungai. Bentuk cungkup didesain lebih tinggi dua meter agar tidak “tenggelam” dalam parapet yang akan segera dibangun.

Namun untuk memindah empat makam yang dikeramatkan sebagian orang itu tak bisa sembarangan. Pemkot menyiapkan tim khusus yang menjalankan ritual sejak Kamis (25/1). Berbagai ritual telah dilaksanakan mulai dari penyembelihan kerbau, sedekah bumi, wirid di sekitar makam, dan lain sebagainya.

“Kita sudah mohon ijin kepada Eyang Putri agar mau dipindah,” kata salah satu Ulama Keraton Surakarta KH KRT Jufri Harjo Pujonagoro.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo berdoa dengan khusuk di pusara makam putri Cempo (timlo.net/ichsan rosyid)

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge