0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

BNN Musnahkan 40 Kg Sabu, Tangkap Empat Tersangka

Barang bukti sabu (merdeka.com)

Timlo.net – Sebanyak 40 Kilogram Sabu dimusnahkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), Jumat (26/1). Barang haram sebanyak itu didapat dari hasil pengungkapan BNN pada 10 Januari lalu di Aceh Timur.

“Pada kasus tersebut petugas menyita sabu seberat 40.230 gram. Setelah disisihkan 40 gram untuk kepentingan lab, maka Shabu yang dimusnahkan pada hari ini Jumat. 26 Januari 2018 seberat 40.190 gram,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari di Jakarta, Jumat (26/1).

Dalam kasus ini bermula dari informasi tentang adanya peredaran narkoba dari Penang Malaysia menuju Indonesia melalui Idi-Rayeuk. Setelah itu, tim dari petugas BNN melakukan penyidikan yang mendalam terkait laporan tersebut pada Rabu (10/1) lalu.

“BNN berhasil mengamankan 4 (empat) orang tersangka yaitu HR, A, J dan S di dua TKP berbeda dengan total barang bukti sabu seberat 40.230 gram. Sabu tersebut berasal dan negeri Jiran, Malaysia,” ujarnya.

Lebih lanjut, mantan Direktur IV Narkoba Bareskrim Polri ini menuturkan bahwa pengungkapan ini atas kerja sama dengan BNN Provinsi Aceh.

“Kasus ini berhasil diungkap berkat kerja sama yang sinergis dengan BNN Provinsi Aceh. BNNK Langsa dan Bea Cukai Aceh,” tuturnya.

Dirinya pun menjelaskan bahwa penangkapan pertama pihaknya lakukan di Dusun Petua Mae, Desa Bagok Panah Peut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur, terhadap tersangka HR.

“Di TKP pertama yaitu di Dusun Petua Mae, Desa Bagok Panah Peut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur petugas mengamankan HR dengan barang bukti 30 bungkus shabu seberat 30,01 kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, di TKP kedua, di Alur Sungai Dusun Beringin Jaya, Desa Bantayan Bagok, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, petugas mengamankan A, S dan J, dengan barang bukti yang disita adalah shabu seberat 10.17 kilogram.

“Hingga saat ini petugas masih melakukan pengembangan kasus untuk mengamankan MR X selaku pengendali jaringan narkoba internasional ini,” ucapnya.

Adapun modus operandi yang melakukan para pelaku adalah menyelundupkan shabu dari Penang-Malaysia melalui jalur laut menuju ldi Rayeuk dengan menggunakan speed boat yang biasa digunakan nelayan.

“Proses serah terima dilakukan dari malam hari sekitar pukul 23.00 WIB, di daerah selat Malaka atau 3 mil dan Pantai Kuala Bagok dengan tujuan menghindari kecurigaan aparat dan juga masyarakat,” terangnya.

Atas perbuatannya. para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman maksimal hukuman mati.

“Dengan pemusnahan barang bukti shabu seberat 40.19 kg ini, maka setidaknya BNN telah menyelamatkan lebih dan 200 ribu anak bangsa dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

[rzk]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge