0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Borong Pupuk Murah, Dua Petani Ditahan

Pupuk yang dibeli petani (merdeka.com)

Timlo.net – Gara-gara beli pupuk murah, dua petani di Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan hukum. Keduanya masing-masing Jumardin (43) dan Itahe (57) meringkuk di sel penjara Polsekta Samarinda Utara.

Keduanya diamankan Rabu (24/1), di rumah masing-masing. Sebelumnya, polisi menangkap lebih dulu, 2 pekerja perusahaan penyalur pupuk, dengan dugaan tindak pidana penggelapan, Rudi Hartono dan Suri.

“Kalau kedua orang itu (Rudi dan Suri) diamankan dan disidik di Polsek Muara Badak,” kata Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna, Jumat (26/1).

Kasus berkembang. Kerjasama yang dijalin Polsek Muara Badak dan Polsekta Samarinda Utara, berbuah hasil, mengarah kepada terduga 2 terduga penadah barang hasil kejahatan, yang belakangan diketahui sebagai petani.

“Kedua petani ini, menerima dan membeli pupuk dalam jumlah banyak, setelah diantar ke Samarinda. Jadi pupuk itu yang semestinya masuk ke ke gudang penyimpanan, malah dijual Rudi dan Suri kepada 2 petani,” ujar Ervin.

Kedua petani warga Kukar itu, diamankan di Polsekta Samarinda Utara. Diketahui, membeli total 145 sak pupuk yang dijual Rudi dan Suri. Harganya pun menggiurkan.

“Rudi ini menjual 80 sak kepada Jumardin seharga Rp 2 juta. Begitu juga dengan Suri, menjual ke Itahe 20 sak pupuk harga sama Rp 2 juta,” ungkap Ervin.

Barang bukti pupuk yang tersisa, berupa 40 sak pupuk, kini diamankan di Mapolsekta Samarinda Utara, di Jalan DI Panjaitan. Jumardin dan Itahe pun meringkuk di penjara Polsek.

“Kasus ini masih dikembangkan. Koordinasi kita ke Polsek Muara Badak juga ke Polresta (Samarinda). Pelaku (Jumardin dan Itahe) kita tahan, kita terapkan pasal 480 KUHP tentang penadahan,” tandasnya.

[rhm]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge