0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Langganan Banjir, Kepesertaan Asuransi Usaha Tani Padi Klaten Rendah

Bupati Klaten Sri Mulyani menyerahkan klaim pembayaran Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Desa Melikan, Kecamatan Wedi (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Pemerintah kabupaten (Pemkab) Klaten mendorong para petani  menjadi peserta Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Pasalnya, minat terhadap program yang digulirkan sejak 2015 silam tersebut dari tahun ke tahun semakin menurun.

“Harapan saya kepada Camat, Kepala Desa dan kelompok tani untuk menggencarkan sosialisasi dan mengajak ikut AUTP. Sehingga kalau timbul resiko bencana atau sapi mati itu ada jaminan dan ganti ruginya,” ujar Bupati Klaten Sri Mulyani, di sela penyerahan klaim AUTP di Desa Melikan, Kecamatan Wedi, Jumat (26/1).

Menurut Bupati, wilayah Klaten bagian Selatan seperti Kecamatan Prambanan, Gantiwarno, Wedi Bayat, Trucuk, dan Cawas merupakan langganan banjir tahunan. Ancaman tersebut dibuktikan dengan dampak siklon tropis Cempaka yang mengakibatkan ribuan lahan pertanian terendam banjir pada akhir 2017 kemarin.

“Meski yang namanya bencana itu menyedihkan, kalau ada kesadaran ya ikut asuransi ini (AUTP). Ini sudah dibuktikan dengan pembayaran klaim oleh Jasindo hari ini.  Kan setiap lahan satu hektare hanya membayar Rp 36 ribu, dan kalau kena dampak bencana dan ternak mati dapat klaim Rp 6 juta,” ujar Mulyani.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Bambang Sigit Sinugroho mencatat, sekitar 5.652 hektare lahan pertanian telah mengikuti AUTP pada 2015. Diperkirakan diikuti sekitar 20.000 petani dengan rata-rata tiap satu petani memiliki lahan 2.000 meter persegi. Kemudian tahun berikutnya yang terdaftar melonjak hingga 44.222 hektar.

“Untuk klaim AUTP tahun 2016 hanya 46 hektar. Kemudian tahun 2017 anjlok lagi seluas 5.086 hektare. Apakah ini karena klaimnya susah atau bagaimana? Perlu kita kaji lagi agar tingkat kesadaran semakin tinggi. Sebab bencana banyak, namun yang membayar premi hanya sedikit,” kata Bambang.

Diberitakan sebelumnya, PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) merealisasikan klaim AUTP dan Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) sebesar Rp 489,5 juta kepada ratusan petani Klaten. Pembayaran tersebut merupakan ganti rugi akibat siklon tropis Cempaka.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge