0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Dampak dari Penggembokan Ruangan Keraton Solo

Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat (dok.timlo.net/red)

Solo — Sejumlah kegiatan kajian kebudayaan di Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat terganggu. Hal ini adalah akibat dari penggembokan sejumlah ruangan di dalam Keraton.

“Ya, yang terganggu banyak. Misalnya saja, ada kegiatan tari, latihan Bedaya Ketawang, latihan karawitan, latihan tari untuk anak, pambiworo (pembawa acara bahasa Jawa),” ungkap Ketua Lembaga Hukum Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KP Eddy Wirabhumi, Jumat (26/1).

Dikatakan, penggembokan ini telah terjadi cukup lama, yakni dalam waktu 10 bulan terakhir. Beberapa ruang yang digembok di antaranya Sasana Pustaka (Perpustakaan), Kori Kamandungan Utama, dan beberapa ruangan lain.

“Selain itu, akibat penutupan di Sasana Pustaka, tahun ini Jurusan Filologi di UNS tidak ada pesertanya. Karena kesulitan untuk mendapatkan laboratorium. Tidak hanya itu. Untuk mahasiswa S2 dan S3 yang menggunakan sumber dari Keraton juga terhenti,” paparnya.

Pihaknya sangat manyayangkan tindakan penggembokan ini. Sebab hal ini bukan hanya masalah adanya penurunan pendapatan dari pariwisata saja, tetapi juga mengganggu keberlangsungan kegiatan kebudayaan dan perawatan benda cagar budaya (BCB).

Di sisi lain, pihaknya terus berupaya untuk membangun komunikasi dengan Sinuwun Pakubuwono XIII. Namun upaya yang dilakukan tersebut gagal.

“Sebenarnya kalau Sinuwun (PB XIII) enggan untuk bicara, bisa membuat maklumat saja. Pasti kita akan laksanakan. Tapi jangan kemudian ditutup begitu,” kata KP Eddy Wirabhumi.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge