0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Coba Selundupkan Miras ke Ruang Tahanan, Andra Ikut Ditahan

ilustrasi minuman beralkohol (merdeka.com)

Timlo.net — Andra Wahyudi (19), mahasiswa semester III sebuah Universitas di Samarinda, Kalimantan Timur, harus berurusan dengan polisi. Dia tepergok berupaya menyelundupkan tiga botol minuman alkohol 70 persen dalam sekotak minuman energi ke sel penjara Polsekta Samarinda Utara.

Andra ditangkap sekitar pukul 15.00 Wita, jelang waktu akhir besuk tahanan Polsek. Saat itu, dia bermaksud menjenguk seorang temannya, Agus yang terjerat kasus pencabulan.

“Saya dikasih Rp 50.000, diminta teman saya itu beli miras (alkohol) dan minuman energi. Tapi bukan dia yang mau, melainkan teman lainnya di dalam sel, Nasrullah,” kata Andra, di Mapolsekta Samarinda Utara, Jalan DI Panjaitan, Kamis (25/1) sore.

Andra membeli miras di warung sekitar Mapolsekta Samarinda Utara. Dia lantas menitipkannya kepada seorang tahanan perempuan, untuk diserahkan kepada rekannya yakni Agus. Terlebih dulu, Andra mengemas 3 botol alkohol itu dalam tiga kantong plastik.

Apes, begitu tahanan wanita yang tidak tahu isi dari cairan yang ada di dalam kantong plastik itu hendak menyerahkan kepada Agus, petugas lantas berteriak, lantaran aktivitasnya terekam CCTV.

“Tiga kantong plastik itu, dikembalikan lagi ke saya. Saya buru-buru buang di luar (sel). Tapi ya tetap ketahuan,” ujar Andra.

Andra mengaku, sebenarnya dia takut menyelundupkan minuman alkohol itu.

“Sebenarnya saya benar-benar takut Pak. Tapi karena teman saya (Agus) diancam dengan temannya lagi di dalam sel (Nasrullah), saya ya tetap belikan saja,” terang Andra.

Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Ervin Suryatna menyayangkan ulah Andra. Apalagi dia seorang mahasiswa.

“Kalau alkohol 70 persen itu, sampai masuk ke dalam sel, lalu ada yang meninggal di dalam sel karena miras oplosan, bagaimana?” seru Ervin kepada Andra.

Ervin memastikan, Andra terus diamankan terlebih dulu, untuk terus diinterogasi.

“Harus, kita amankan dulu, kita interogasi dulu mahasiswa ini karena memang perbuatannya ini berbahaya,” kata Ervin.

[noe]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge