0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kehabisan Bensin Usai Beraksi, Jambret Ini Jadi Bulan-bulanan Warga

ilustrasi (merdeka.com)

imlo.net — Tiga kali bolak balik masuk penjara, Andika (22), warga Jalan Perjuangan, Samarinda, masuk penjara lagi keempat kalinya. Dia ditangkap dan dihajar warga, setelah motornya kehabisan bensin saat kabur usai menjambret.

Peristiwa itu terjadi Rabu (24/1) sore kemarin sekira pukul 17.00 Wita. Dia memepet pemotor wanita saat akan masuk ke SPBU di Jalan Kadrie Oening, setelah tahu calon korbannya menaruh dompetnya di dashboard motor matik.

“Begitu saya dekati, dia ikut stop karena kaget. Langsung dompetnya saya ambil,” kata Andika, di Mapolsekta Samarinda Ulu, Jalan Ir H Juanda, Kamis (25/1).

Teriakan korban, memantik perhatian warga. Andika pun kabur. Apes, motornya mogok lantaran kehabisan bensin saat masuk di Jalan Anggur. Tak pelak, dia dibekuk dan dihajar warga.

“Ada yang ngejar saya di belakang. Saya kehabisan bensin, ya saya dipukuli Pak,” ujarnya.

Bilik penjara, bukan hal baru lagi bagi Andika. Tercatat, sejak 2009 sampai 2015, dia sedikitnya tiga kali keluar masuk penjara gara-gara kasus pencurian motor, ponsel dan laptop.

“Ini yang keempat,” tambahnya.

Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu Iptu Yunus Kelo menjelaskan, lantaran mogok dan kehabisan bensin, pelaku terjatuh dari motornya.

“Ya dia (Andika) diamankan warga. Apalagi setelah tahu, dia juga bawa badik,” terang Yunus.

Dari catatan kepolisian, Yunus punya catatan merah dalam sepak terjangnya beraksi sebagai penjahat jalanan.

“Diantaranya, 3 kali jambret, curi laptop dan sekarang, jambret dompet,” sebut Yunus.

Pelaku juga diduga, dari serangkaian aksi kejahatan, uangnya dijadikan modal untuk membeli narkoba.

“Uangnya buat senang-senang, diduga buat beli obat terlarang,” terang Yunus.

Andika kini meringkuk di penjara Polsekta Samarinda Ulu. Dia dijerat pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Undang-undang Darurat kepemilikan senjata tajam.

“Ngakunya dia beraksi sendiri. Tapi masih kita selidiki, apakah dia ini terlibat kelompok jambret lain,” kata Yunus.

[bal]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge