0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Merebaknya Ojek Online, Dishub Wonogiri: Saling Jaga Agar Kondusif

Go-Jek (merdeka.com)

Wonogiri — Moda transportasi berbasis online di Wonogiri mulai merebak. Dilihat dari regulasi, sepeda motor bukanlah angkutan umum. Sementara pemerintah setempat belum memiliki regulasi yang mengatur keberadaan ojek online tersebut.

“Secara prinsip kita mempertimbangkan untuk kepentingan dari pengusaha itu sendiri untuk pelayanan masyarakat. Dan yang menjadi sandaran kita adalah regulasi. Ketika belum ada regulasi itu bukan kompetensi kita, paling banter dinas akan memfasilitasi untuk ketika ada gesekan atau benturan dengan ojek konvensional ataupun angkudes,” papar Kepala Dinas Perhubungan Wonogiri, Ismiyanto, Kamis (25/1).

Dijelaskan Ismiyanto, sampai saat ini sepeda motor bukanlah angkutan umum, namun realitanya dibutuhkan dan sangat membantu masyarakat. Di Wonogiri ada ojek konvensional meski jumlahnya tidak lagi signifikan. Sebab ada penggusuran halte agraria ke selter darurat.

“Upaya Dishub saat ini adalah melakukan tindakan persuasif dan juga menjalin komunikasi. Bahkan, beberapa waktu lalu sudah diakan pertemuan dengan rekan Gojek dan Satlantas Polres Wonogiri. Intinya saling jaga agar tidak terjadi gesekan dan tercipta suasana kondusif di Wonogiri, ” kata dia.

Sementara itu, menurut driver ojek online  Wonogiri, Paryadi (33), selama ada di Wonogiri , ojek online sudah mendapatkan tempat di kalangan masyarakat. Selama ini belum ada gesekan dengan pihak lain. Bahkan, layanan mereka memperoleh respon positif dari konsumen.

 

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge