0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

PLN Kembangkan Kompor Induksi Hemat Energi

PLN area Distribusi Solo, Mundhakir (timlo.net/setyo pujis)

Solo – Perusahaan Listrik Negara (PLN) berencana mengembangkan kompor induksi untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Kompor listrik tersebut tidak hanya hemat energy tapi juga diklaim lebih hemat jika dibanding dengan menggunakan gas elpiji.

“Tidak hanya hemat energy, kompor ini juga lebih modern dan aman dari kebakaran,” ujar  Manager PLN Area Distribusi Solo Mundhakir kepada wartawan, Kamis (25/1).

Dijelaskannya, jika menggunakan kompor gas membutuhkan waktu sekitar tiga menit untuk mendidihkan air. Dengan perhitungan asumsi harga elpiji 3 kilo gram adalah Rp20 ribu per tabung maka ongkos yang dikeluarkan untuk mendidihkan air tersebut yaitu sekitar Rp324,39. Sedangkan menggunakan kompor induksi yang sedang dikembangkan itu untuk dapat mendidihkan air sekitar 4,52 menit. Menurut dia, dengan kekuatan yang terbaca rata-rata 1.420 watt, meteran terbaca 0.115 kw/jam dan tarif PLN saat ini Rp1.467,28, artinya pengeluarannya jauh lebih rendah, yaitu Rp168,74.

“Dengan demikian penggunaan kompor induksi ini bisa menjadi alternative masyarkaat yang ingin berhemat. Kompor listrik ini juga lebih modern dan aman, karena tidak ada nyala api layaknya kompor gas,” jelasnya.

Mundhakir menyampaikan, ide untuk mengembangkan kompor itu juga sudah disampaikan kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aset Daerah (DPPKAD) kota Solo. Jika gagasannya itu berhasil, diharapkan kompor induski bisa menjadi sarana untuk mendongkrak PAD.

“Selama ini kontribusi PLN dalam PAD hanya bersumber dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Karena itu, kedepan kompor ini bisa menjadi alternatif lain untuk memberi pemasukan terhadap PAD,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge