0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cekcok, Sopir Truk Pukul Polisi

Pelaku mencium tangan korban (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang perwira polisi, Kompol Johana Latuharhary mendapat perawatan di rumah sakit karena dianiaya sopir truk saat bersinggungan di Jalan Tol Jakarta-Merak, Rabu (24/1) malam. Saat itu, korban hendak pulang ke rumahnya dari Mapolres Metro Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan menerangkan, penganiayaan terjadi di ruas Tol Kebon Nanas, Tol Jakarta Merak. Saat itu Kompol Johana menggunakan kendaraan pribadinya, masuk dari Tol Lippo Karawaci menuju Tol Kebon Nanas.

Tepat di seberang Hotel Greet Western Resort Kota Tangerang, mobil korban terserempet bemper bagian belakang sebelah kanan oleh pengendara truk Mitsubishi Fuso BE 9616 CK.

“Kemudian korban dan pelaku turun dari mobil dan terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku,” terang Harry, Kamis (25/1).

Setelah cekcok mulut, Kompol Johana merasa permasalahan tersebut sudah selesai. Kemudian korban dan pelaku masuk ke dalam mobil masing masing.

Namun tak lama berselang, pelaku mengklakson mobil korban dari arah belakang. Kemudian pelaku turun dari mobilnya dan menghampiri mobil korban dan memukul kaca mobil korban sebelah kanan dengan menggunakan tangan.

Tak hanya itu, pelaku juga membuka paksa pintu mobil korban dan pelaku kemudian melakukan pemukulan ke arah mata korban bagian kanan sebanyak satu kali, bagian kepala dua kali.

“Akibatnya korban mengalami memar dan pendarahan dan luka robek di bagian kepala,” ucap Harry.

Setelah kejadian tersebut, kemudian pelaku melarikan diri dengan menggunakan kendaraannya ke arah Jakarta. Sedangkan korban meninggalkan tempat kejadian dan menuju ke RSUD Kabupaten Tangerang.

“Sekitar pukul 21.00 WIB pelaku berikut barang bukti 1 (satu) unit truk tronton Mitsubishi Fuso warna putih dengan No.Pol BE 9616 CK dapat diamankan dan dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota guna proses penyidikan lebih lanjut,” ucap dia.

Atas perbuatannya Faturakhman dijerat pasal penganiayaan hingga menyebabkan orang luka, sesuai pasal 351 dan UU Lalu lintas nomor 22 tahun 1999.

Informasi yang dihimpun, setelah tersangka berhasil ditangkap, dia menjenguk korban dan meminta maaf. Mengenakan baju tahanan dan diborgol, tersangka meminta maaf sambil mencium tangan Kompol Johana.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge