0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Inilah Faktor Anak Karanganyar Putus Sekolah

Sejumlah siswa berjejal di bus menjangkau sekolahnya (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Keluarga perantau menjadi salah satu penyebab anak putus sekolah di Karanganyar. Selain itu, minimnya akses dan sarana pendidikan di daerah terpencil juga ikut andil.

“Ada beberapa kasus, mereka (anak sekolah) tertarik  mendapatkan uang dengan bekerja setelah melihat orangtuanya merantau. Biasanya, ini dialami keluarga perantau. Saat liburan, anak-anak itu dibawa ke perantauan oleh orangtuanya. Lama kelamaan enggak balik lagi,” kata Ketua Komunitas Sekolah Inspirasi, Andriyatna Agung Kurniawan kepada Timlo.net, Kamis (25/1). 

Keluarga berpendidikan rendah juga mempengaruhi. Orangtuanya menganggap pendidikan sekadar bisa baca tulis dan berhitung sehingga pengetahuan di luar itu dianggap percuma. 

Sedangkan minimnya infrastruktur pendidikan formal di wilayah pinggiran juga ikut berpengaruh. Tak jarang siswa di daerah pedesaan harus bersusah payah menuju sekolahnya di kota kecamatan. Untuk pulang dan pergi ke sekolah dibutuhkan energi dan biaya yang tidak sedikit. 

“Mungkin di wilayah perkotaan banyak sekolah dasar, SMP dan SMA. Namun tidak begitu di wilayah perdesaan. Ada SD, namun SMP-nya jauh. Angkot juga enggak setiap saat lewat. Anak itu tidak memiliki sepeda motor atau bahkan belum cukup umur. Ini faktor penting yang perlu diseriusi pemerintah,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge